Informan KPK dalam Tangkap Tangan Pegawai Pajak

Informan KPK dalam Tangkap Tangan Pegawai Pajak

Ruang kerja ketua fraksi Partai Golkar, Setya Novanto digeledah oleh penyidik KPK terkait masalah dugaan korupsi Biaya pembangunan Arena Menembak PON Riau di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (19/3). TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.COJakarta - Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany membenarkan kabar bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap pegawai pajak, Selasa, 9 April 2013. Operasi tangkap tangan juga dilakukan Direktorat Jenderal Pajak beberapa hari sebelumnya. "Betul ada penangkapan oleh KPK dan juga beberapa hari lalu oleh DJP," kata Fuad kepada Tempo, Selasa, 9 April 2013.

Fuad belum merinci penangkapan oleh KPK. Ia hanya sedikit merinci penangkapan oleh Direktoratnya beberapa hari lalu. Penangkapan tersebut dilakukan atas dasar laporan whistle blower internal Direktorat Jenderal Pajak. 

Soal identitas pegawai, Fuad kembali bungkam. Ia hanya menjelaskan, dalam operasi tersebut ada pegawai yang ketahuan menerima suap. "Kalau pegawai pajak pasti selalu suap, karena pegawai pajak tak bisa mengambil uang pajak," ujarnya. 

Sebelumnya, KPK meringkus tiga tersangka kasus suap dalam operasi tangkap tangan. Seorang pria muda berkemeja putih diringkus oleh KPK pukul 18.00 tadi.

Penyidik Komisi menggiring pria muda itu dari kerubungan pewarta yang mengejarnya di depan gedung KPK. Dengan kedua lengannya, dia menutupi muka dari sorotan kamera pewarta.

Sebelumnya, sudah dua pria ditangkap oleh penyidik KPK. 
Pukul 17.20, mobil Komisi mengangkut seorang pria berkemeja hitam. Lelaki tersebut diborgol oleh penyidik dan segera digiring menuju lift KPK.

Selang 10 menit kemudian, penyidik KPK kembali membawa seorang pria paruh baya. Lelaki berkemeja batik biru itu tampak linglung saat digiring masuk menuju lift. Hingga kini, Komisi belum merilis informasi resmi soal operasi tangkap tangan tersebut.  

MARTHA THERTINA

Baca juga
KPK Periksa Andi Mallarangeng Hari Ini

Bahan Kimia Daging Merah Picu Penyakit Jantung

Jantung Pun Bisa Mengendus Aroma


Topik terhangat:
Penguasa Demokrat
 | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X