Kereta Api Logawa Mogok di Gombong

Kereta Api Logawa Mogok di Gombong

Jalur rel kereta bekas kecelakaan KA Logawa di kilometer 133+1/5 di Dusun Petung, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, jawa Timur, sudah bisa dilewati dengan kecepatan maksimal 5 kilometer per jam. Tampak salah satu kereta lewat di jalur tersebut, Kamis siang (1/7). TEMPO/ ISHOMUDDIN

TEMPO.CO, Purwokerto - Kereta api ekonomi Logawa Ekspres jurusan Purwokerto-Jember mogok di Stasiun Gombong. “Radiator rusak sehingga mesin lokomotif tidak berfungsi,” kata Surono, Kepala Humas Daop V Purwokerto, Senin, 10 Juni 2013.

Menurut dia, kereta mogok sekitar pukul 07.30 di Stasiun Gombong. Namun tidak ada keterlambatan kereta lain karena kereta itu mogok saat berhenti di stasiun. Untuk mengganti lokomotif, Daop V mendatangkan satu lokomotif dari Depo Loko Cilacap.

Karena menunggu kiriman lokomotif, para penumpang kereta Logawa menunggu sekitar 1,5 jam. Sekitar pukul 09.00 WIB, kereta Logawa meneruskan perjalanan dengan lokomotif pengganti.

Hanan Wiyoko, salah seorang pengguna kereta Logawa, mengatakan, naiknya tarif kereta Logawa seharusnya dibarengi peningkatan pelayanan. “Dulu Purwokerto-Yogyakarta hanya Rp 30 ribu, sekarang naik tiga kali lipat menjadi Rp 100 ribu,” katanya.

Menurut dia, meski naik cukup banyak, pelayanan dan fasilitas kereta ekonomi itu tak mengalami perubahan. Karena itu, dia berharap, PT KAI tidak hanya mengejar untung, tapi ikut memikirkan kenyamanan penumpang.

ARIS ANDRIANTO

Terhangat:
Priyo Budi Santoso | Rusuh KJRI Jeddah | Taufiq Kiemas

Baca juga:

Jangan Minum Air Es

Waspada Minum Saat Berolahraga

Begini Sejarah Tumor pada Manusia

Kisah Anak-anak Survivor Kanker

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X