indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

BPH Migas Jamin Stok BBM untuk Lebaran Cukup

BPH Migas Jamin Stok BBM untuk Lebaran Cukup

Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). TEMPO/iqbal lubis

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengatur Minyak dan Gas (BPH) Migas menyatakan stok bahan bakar minyak jelang Idul Fitri 2013 aman dan cukup hingga 20 hari ke depan. "Stok BBM selama Idul Fitri yang dilaporkan Pertamina dan dijaga pada level yang aman," kata Kepala BPH Migas, Andy N. Someng, dalam konferensi pers di kantornya, Jumat, 2 Agustus 2013.

Untuk Premium atau bensin bersubsidi, menurut Andy, stok Pertamina cukup sampi 17 hari mendatang. Sedangkan stok solar mencukupi hingga 21 hari mendatang. Andy mengatakan selama periode H-5 hingga H+5 Lebaran, akan terjadi kenaikan konsumsi BBM yang relatif signifikan, khususnya Premium. "Premium bisa naik 30 persen. Kebutuhan Premium saat ini kan 80 ribu kiloliter," katanya. Sedangkan konsumsi solar biasanya justru turun karena berhentinya sebagian kegiatan industri selama libur Lebaran.

Sementara itu, stok Pertamax dan Pertamax Plus cukup hingga 40 dan 37 hari mendatang. Begitu juga dengan Avtur. Pertamina telah menyiapkan stok hingga 27 hari. Sementara stok LPG cukup untuk 16 hari.

Berdasarkan pantauan BPH Migas, hingga Juni 2013 realisasi penyaluran BBM mencapai 22,74 juta kiloliter. Realisasi tersebut terdiri dari minyak tanah sebanyak 0,55 juta kiloliter, premium 14,43 juta kiloliter, dan solar sebesar 7,76 juta kiloliter.

ANANDA TERESIA

Topik terhangat:


Ahok vs Lulung
| Anggita Sari | Bisnis Yusuf Mansur | Kursi Panas Kapolri



Berita lainnya:
Ahok Hadapi Preman, Prabowo Pasang Badan
Ahmadiyah: Moeldoko Terlibat Operasi Sajadah 2011

Penerobos Portal Busway Bukan Anak Jenderal

Nazaruddin Janji Ungkap Kasus yang Lebih Besar






Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X