indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Dengar Puisi tentang Mesir, Erdogan Menangis

Dengar Puisi tentang Mesir, Erdogan Menangis

Tayyip Erdogan. REUTERS/Umit Bektas

TEMPO.CO, Istanbul - Sebuah puisi yang ditulis oleh pejabat senior Al Ikhwan Al Muslimun, Mohammed el-Beltagi, tentang anak perempuannya yang terbunuh selama aksi protes di Kairo, membuat raut muka Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, berubah. Ia menunduk, sebelum akhirnya menyeka matanya dengan sapu tangan.

Euronews melaporkan, bahkan kesedihan masih dibawa Erdogan saat meninggalkan acara pembacaan puisi itu. Ia, tulis media ini, bahkan sempat tak bisa berkata-kata saat wartawan mengerubunginya untuk melakukan wawancara.

"Putri saya meminta saya untuk menghabiskan satu malam saja dengan berdiam di rumah bersamanya," katanya, setelah membuka mulut. "Tapi saya terus bekerja dan tidak bisa meluangkan waktu untuk dia ... saya melihat anak-anak saya sendiri dalam puisi el-Beltagi," kata dia.

Pada tahun 2010 Erdogan menangis di depan kamera yang menayangkan kematian anak-anak di Gaza. Istrinya, Emine Erdogan, juga menangis di depan kamera selama kunjungan ke negara bagian Rakhine di barat Myanmar tahun 2012. Di sana dia bertemu dengan anggota kelompok etnis Rohingya, minoritas Muslim dianiaya.

Perdana Menteri Erdogan beberapa kali mengkritik penggulingan mantan Presiden Mesir Mohammed Mursi oleh militer. Ia juga secara terbuka memberikan dukungan yang kuat untuk gerakan Al Ikhwan Al Muslimun Mesir.

AL ARABIYA | TRIP B

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
khan ada hadistnya sesama gua apalagi sesama sunni saudara coba puisi itu ditujukan kepada ali khomeni apa kata komeni alhamdullilah. sampai kapanpun negara dengan mayorita mereka akan seperti ini saling bunuh halal mengkafirkan justifikasi setelah itu eksekusi dilegalkan ngak jauh jauh Ina saja lihat sampang, cikesik, ahmadiah semua berakhir air mata dan darah untuk sesajen pada awoooh
Wajib Baca!
X