Lomba Lagu Pop Daerah Nusantara 2013 Digelar

Lomba Lagu Pop Daerah Nusantara 2013 Digelar

TEMPO/Arif Fadillah

TEMPO.CO, Jakarta - Lomba Cipta Lagu Pop Daerah Nusantara (LCLPDN) 2013 digelar hari ini, 26 November 2013. Mantan penyanyi cilik Chiquita Meidy, yang dikenal lewat lagu Kuku Ku dan Gigi Gigi pada 1994, masuk menjadi salah satu finalis dengan lagu Gadih Minang. Final yang berlangsung di studio Metro TV, Jakarta ini dimeriahkan oleh penyanyi Mike Mohede, Sammy Simorangkir, Regina, Tompi, serta Intan Sukoco.

Lomba cipta lagu ini digelar untuk yang kedua kalinya. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menggugah kecintaan masyarakat terhadap lagu–lagu daerah dan menggali potensi kreatif para musisi daerah.

Menurut Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, lagu daerah kini tergilas oleh tumbuhnya kreatifitas anak muda yang berlomba-lomba menciptakan lagu–lagu cinta. Program musik di stasiun televisi swasta yang hanya mengejar rating turut membuat surut kecintaan remaja pada lagu dari tanah kelahirannya.

Panitia LCLPDN 2013 menerima 108 lagu dari pencipta lagu 28 provinsi dari seluruh Indonesia. Sebanyak 10 lagu terbaik akan dipilih, lalu 6 lagu pop daerah nusantara yang menjadi finalis akan dibuatkan album compact disk (CD) untuk dinikmati masyarakat luas.

Dewan juri LCLPDN 2013 di antaranya adalah Dwiki Dharmawan, Trie Utami, Bens Leo, Remy Sylado, dan Rahayu "Nagaswara". Mereka akan menetapkan pemenang pada babak final.

Kriteria penilaian antara lain, karya khas daerah atau berbahasa daerah yang sesuai dengan potensi daerah, tema berkaitan dengan budaya atau keindahan alam setempat, dan bisa menghibur dengan irama bebas (pop, dangdut, campur sari, dan langgam).

Menurut Remy Sylado, lomba ini merupakan suatu langkah maju bagi lagu-lagu yang mewakili dan berangkat dari banyak tradisi."Ini langkah maju dari musik pop yang saat ini seratus persen untuk niaga," kata Remy.

Toto Sediyantoro sebagai ketua panitia LCLPDN 2013 mengatakan, ada aransemen campuran antara pop dan musik daerah dalam lagu yang menjadi finalis. "Untuk lagu Dayak memakai alat musik sampek. Batak pakai suling batak. Papua pakai tifa dan Bengkulu ada bedug dol," jelasnya.

Rahayu dari label Nagaswara optimistis, lagu pop daerah yang direkam dalam CD akan mendapat sambutan dari penggemarnya. Menurut dia, data dari asosisasi industri rekaman Indonesia (ASIRI) mencatat penjualan album pop daerah cukup tinggi, terutama di daerah Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Maluku.

Dari 10 lagu finalis, ada lagu berbahasa Dayak, Bengkulu, Palu, dan Minang. Berikut adalah 10 finalis karya lagu LCLPDN :

1. Abutku Nang Edo, asal Dayak, Sugianto
2. Gadih Minang, Minang, Chiquita Meidy
3. Gandong, Ambon, Janjte Suripatty
4. Horas Indonesia, Batak, Dhany Nugraha
5. Lio Lio, Bengkulu, Henderman
6. Nosarara Nosbatutu, Palu, Fahmy Arsyad Said
7. Panatang Ku Lo Kau, Taliwang, Sumbawa, Gading Suryamaja
8. Papua Yedi Indonesia, Papua, Ronald Wilson dan Nova Anugrah Hani
9. Sepenggal Cerito, Melayu Jambi, Yanuar Ershad
10.Urip Ing Desa, Jawa, Ksetra Sukoco

EVIETA FADJAR


Berita Terpopuler:
Pemeriksaan Boediono Menuai Kecaman
Ibas Ulang Tahun, Ani Yudhoyono Unggah Foto
Dian Sastro Utamakan Anak, Suami, dan Kuliah
Robert Pattinson-Kristen Stewart Pacaran Lagi?

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X