Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Warga Tolak Sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur  

Editor

Ali Anwar

image-gnews
Para pengendara sepeda menerobos banjir di jalan KH Abdullah Syafei yang mulai terendam banjir, Jakarta,  (23/02).Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sungai Ciliwung kembali meluap dan merendam sejumlah pemukiman warga serta jalan raya. Tempo/Dian Triyuli Handoko
Para pengendara sepeda menerobos banjir di jalan KH Abdullah Syafei yang mulai terendam banjir, Jakarta, (23/02).Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sungai Ciliwung kembali meluap dan merendam sejumlah pemukiman warga serta jalan raya. Tempo/Dian Triyuli Handoko
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta: Warga bantaran Sungai Ciliwung menolak pekerjaan sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur. "Ada sekitar 400 kepala keluarga yang belum sepakat," kata Ketua RW 04 Kelurahan Bidara Cina, Galuh Radiah, kepada Tempo, Sabtu, 10 Mei 2014.

Pekerjaan konstruksi proyek sodetan senilai Rp 1,7 triliun tersebut dikerjakan sejak Kamis, 8 Mei, di Jalan Otto Iskandardinata (Otista) III, Bidara Cina.

Pintu masuk atau inlet sodetan adalah Sungai Ciliwung di Jalan Sensus, belakang Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Sedangkan outlet atau pintu keluarnya di Kanal Banjir Timur, Cipinang Besar Selatan.

Penolakan, menurut Galuh, paling keras datang dari warga di RT 09 dan RT 10 yang tinggal persis di bantaran sungai. Mereka, Galuh menambahkan, belum mendapat jawaban pasti soal ganti rugi atau kompensasi dari pemerintah.

Menurut dia, pertemuan dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pekerjaan Umum sudah sering dilakukan. "Kumpul terakhir baru digelar Februari lalu. Saat itu pun belum ada kata sepakat."

Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane, menurut Galuh, baru membuka pilihan item apa saja yang akan diberi kompensasi, seperti ganti rugi bangunan dan air tanah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Opsi lain yang ditawarkan pemerintah, Galuh meneruskan, adalah memindahkan warga ke rumah susun. "Tapi pas pemerintah ditanya rusun mana, juga nggak bisa jawab," ujar Galuh.

Pantauan Tempo, lokasi rencana inlet berada di permukiman padat penduduk. Jaraknya sekitar 100 meter dari mulut Jalan Sensus yang bersinggungan dengan Jalan Otista Raya.

Kebanyakan rumah di bantaran Sungai Ciliwung ini terbuat dari bahan semi permanen. Lokasinya persis berhimpitan dengan bibir sungai sehingga selalu banjir saat musim hujan besar. (Baca: Sodetan Ciliwung Dibikin, Jalan Ditutup)  

SYAILENDRA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


63 Tahun Bank DKI, Profil Bank Peraih The Best Performance Bank untuk Kategori BPD 2023

28 hari lalu

Bank DKI. Instagram/@bank.dki
63 Tahun Bank DKI, Profil Bank Peraih The Best Performance Bank untuk Kategori BPD 2023

Bank DKI merupakan bank yang memiliki status BUMD. Didirikan sejak 11 April 1961, kepemilikan saham Bank DKI dipegang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Uji Coba Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta, Bagaimana Mekanismenya?

6 Maret 2024

Ilustrasi kereta MRT (Mass Rapid Transit) di Jakarta, Indonesia.
Uji Coba Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta, Bagaimana Mekanismenya?

Bagaimana mekanisme penerapan tiket berbasis akun atau Account Based Ticketing di MRT, LRT, dan Transjakarta?


Begini Cara Kerja TPS 3R yang Mampu Mengolah 50 Ton Sampah Per Hari

16 Februari 2024

Petugas mengamati mesin pengolah sampah di TPS3R Ciracas setelah diresmikan Pj Gubernur Heru Budi Hartono di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat, 26 Januari 2024. Pada 2023, Pemprov DKI Jakarta telah membangun tujuh titik TPS3R dengan fasilitas mesin pengolah sampah yang diharapkan dapat menurunkan jumlah volume sampah di TPA Bantar Gebang. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Begini Cara Kerja TPS 3R yang Mampu Mengolah 50 Ton Sampah Per Hari

Pengolahan sampah berbasis reduce-reuse-recycle atau yang populer disebut TPS 3R bisa mengolah sekitar 50 ton sampah per hari.


Bendung Katulampa Siaga 3 Imbas Puncak Diguyur Hujan Sejak Siang, Warga Jakarta Perlu Waspada

31 Januari 2024

Foto udara Bendungan Katulampa di Bogor, Jawa Barat, Kamis 7 September 2023. Menurut penuturan warga sekitar, Bendungan Katulampa telah surut airnya sejak dua bulan terakhir dikarenakan kemarau berkepanjangan dan minimnya hujan di kawasan Puncak, Bogor. Tempo/Tony Hartawan
Bendung Katulampa Siaga 3 Imbas Puncak Diguyur Hujan Sejak Siang, Warga Jakarta Perlu Waspada

"Kami berharap warga Jakarta waspada jika hujan merata terjadi terus menerus di wilayah Bogor."


Tiga Lembaga Berkolaborasi Mengaudit Sampah Ciliwung

11 Desember 2023

Tiga Lembaga Berkolaborasi Mengaudit Sampah Ciliwung

Dari audit ini akan dilihat jenis sampah apa yang mendominasi badan sungai, sampah jenis kemasan industri ritel apa, dan siapa perusahaan industri yang dominan mencemari Ciliwung.


Titik Banjir Jakarta Siang Ini Bertambah jadi 69 RT

30 November 2023

Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur terdampak banjir akibat luapan Sungai Ciliwung, Kamis, 30 November 2023. Tempo/Novali Panji
Titik Banjir Jakarta Siang Ini Bertambah jadi 69 RT

Sebanyak 69 RT tergenang banjir akibat hujan dan luapan Sungai Ciliwung.


Sungai Ciliwung Meluap, Kebon Pala Terendam Banjir hingga 1,25 Meter

30 November 2023

Dua warga tengah melintas di permukiman yang terendam banjir di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis, 30 November 2023. Foto: ANTARA/Syaiful Hakim
Sungai Ciliwung Meluap, Kebon Pala Terendam Banjir hingga 1,25 Meter

Air luapan Sungai CIliwung mulai membanjiri permukiman warga Kebon Pala sekitar pukul 5.00 WIB dengan ketinggian 30 cm hingga 1,25 meter


Ada Apa dengan Sodetan Kali Ciliwung? Ini Profil Sungai Ciliwung dari Masa ke Masa

2 Agustus 2023

Presiden Joko Widodo meresmikan proyek pembangunan sodetan Kali Ciliwung,  Jakarta, Senin 31 Juli 2023. Pembangunan sodetan ini merupakan bagian dari program normalisasi Kali Ciliwung. Hal ini merupakan upaya penanganan banjir di Ibu Kota. TEMPO/Subekti.
Ada Apa dengan Sodetan Kali Ciliwung? Ini Profil Sungai Ciliwung dari Masa ke Masa

Sodetan kali Ciliwung diresmikan, kata Jokowi setelah 11 tahun mangkrak. Eks Gubernur Anies Baswedan mengoreksi pernyataan itu. Profil Sungai Ciliwung


Relawan Bersih-bersih di Sepanjang Sungai Ciliwung, Kumpulkan 640 Kilogram Sampah

11 Juni 2023

Peserta mengumpulkan sampah saat mengikuti lomba membersihkan sungai Ciliwung menjelang HUT RI ke-77, di kawasan Cijantung, Jakarta, Jumat, 12 Agustus 2022.  TEMPO/ Febri Angga Palguna
Relawan Bersih-bersih di Sepanjang Sungai Ciliwung, Kumpulkan 640 Kilogram Sampah

Para relawan menggelar aksi bersih-bersih di sepanjang aliran Sungai Ciliwung. Mereka mengumpulkan total 640 kilogram sampah.


Legislator Minta Heru Budi Fokus Juga ke Relokasi Warga Bantaran Kali Ciliwung

11 Mei 2023

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (kanan) meninjau lokasi normalisasi Kali Ciliwung di Cikoko, Jakarta, Selasa 21 Februari 2023. Proyek normalisasi Kali Ciliwung untuk mengurangi banjir di Jakarta itu tersisa 17 kilometer dan diperkiran selesai pada akhir 2024. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Legislator Minta Heru Budi Fokus Juga ke Relokasi Warga Bantaran Kali Ciliwung

Anggota DPRD DKI Nurhasan meminta Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tak hanya fokus ke pembebasan lahan di Kali CIliwung