Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gereja Katolik Indonesia Tolak Serangan AS ke Irak

image-gnews
Iklan
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penolakan serangan Amerika Serikat dan sekutunya atas Irak semakin meluas. Setelah berbagai kelompok dan organisasi massa, terutama ormas Islam, kali ini Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) juga lantang menyerukan penolakannya. Demikian bunyi surat terbuka yang ditandatangani oleh Ketua Presidium Yulius Kardinal Darmaatmadja dan Sekrearis Jenderal Uskup Agung I. Suharyo, tertangal 31 Januari lalu, dan disebarkan sampai Senin (3/2) ini. Surat itu juga dikirimkan kepada para uskup dan uskup agung dan seluruh umat Katolik di seluruh Indonesia. Kepada seluruh umat, KWI mengajak untuk memanjatkan doa khusus bagi keselamatan dan perdamaian di Irak dan sekitarnya. Dikatakan pula, penolakan tegas atas perang ini senapas dengan sikap yang telah diambil lebih dahulu oleh tahta suci Vatikan, serta oleh Konferensi Uskup Amerika, Kanada, Jerman, Malaysia, Singapura dan Brunei. Pernyataan ini dikirimkan pula kepada konferensi uskup di Irak. Penolakan perang ini didasarkan atas ajaran gereja Katolik yang menentang segala bentuk kekerasan yang bisa merusak dan menimbulkan korban manusia. Dikatakan, segala hal yang merusak manusia sebagai citra Tuhan, sama dengan tindakan yang tidak menghormati Tuhan itu sendiri. Oleh karena itu permintaan untuk menolak perang juga ditujukan secara tegas kepada pemerintah Irak. Mereka minta pemerintah Irak untuk menjadi pelindung dan penjamin rasa aman rakyatnya. Pemerintah AS sendiri telah menyatakan bahwa pernyataan perang tinggal dalam hitungan minggu. Selain berusaha menggulingkan kepemimpinan Presiden Saddam Hissein, Irak dituduh memiliki senjata pemusnah massal. Tetapi, laporan International Atomic Energy Agency (IAEA) menyatakan bahwa Irak pada tahap ini tidak lagi memiliki kemampuan untuk mengembangkan senjata nuklir. Oleh karenanya Dewan Keamanan PBB sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang tugas Tim Inspeksi PBB itu. Namun di lain pihak, Amerika Serikat terus menggelar kekuatan. Misalnya, sekarang ini 65.000 pasukan Amerika Serikat sudah berada di kawasan Teluk. Mereka masih berusaha menambah jumlah itu sampai menjadi 120.000, sedangkan Inggris telah mengirimkan pasukannya sebesar 26 000. Markas besar pengendali operasi militer sudah siap di Qatar, demikian juga pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat di Turki, Kuwait, Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Oman. Kecuali itu Jordan dan Syria telah memberikan izin pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat.untuk melintasi wilayahnya. Lepas dari perdebatan itu, KWI menyatakan, perhatian utama tertuju pada korban, baik sebagai akibat keputusan politik yang lalu maupun korban yang akan datang kalau penyerangan itu dilakukan. Korban itu adalah manusia, ciptaan Allah yang dirusak oleh perang. (Y. Tomi Aryanto-Tempo News Room)
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Perjalanan Politik Nikson Nababan Menuju Gubernur Sumatera Utara

37 menit lalu

Perjalanan Politik Nikson Nababan Menuju Gubernur Sumatera Utara

April yang lalu, suasana kediaman Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Ramaniy Rajagukguk, M.A di Simalungun menjadi saksi pertemuan penting antara Nikson Nababan, Ketua DPC PDI Perjuangan Tapanuli Utara, dengan tokoh agama yang berpengaruh.


MK Gelar Sidang Sengketa Pileg Mulai Pekan Depan, KPU Siapkan Ini

43 menit lalu

Sidang putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024 dihadiri 8 hakim, gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin, 22 April 2024.  TEMPO/ Febri Angga Palguna
MK Gelar Sidang Sengketa Pileg Mulai Pekan Depan, KPU Siapkan Ini

Terdapat 16 partai politik yang mendaftarkan diri dalam sengketa Pileg 2024.


FFI Pertimbangkan Penambahan Kategori Baru di Festival Tahun Depan

51 menit lalu

Ketua Bidang Penjurian FFI 2024-2026 Budi Irawanto. Foto: Instagram.
FFI Pertimbangkan Penambahan Kategori Baru di Festival Tahun Depan

FFI masih harus mendiskusikan hal tersebut sebagai kategori baru sehingga belum bisa ditambahkan pada FFI 2024.


Terobos Lampu Merah, Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir Kecelakaan

1 jam lalu

Kendaraan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir terlibat dalam kecelakaan di Ramle pada 26 April 2024. (Screencapture/X)
Terobos Lampu Merah, Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir Kecelakaan

Mobil Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir terbalik dalam kecelakaan mobil karena menerobos lampu merah


Hasil Piala Asia U-23, Uzbekistan Taklukkan Juara Bertahan Arab Saudi

1 jam lalu

Timnas Uzbekistan saat melawan Timnas Arab Saudi, di perempat final Piala Asia U-23 2024. Foto/Video/rcti
Hasil Piala Asia U-23, Uzbekistan Taklukkan Juara Bertahan Arab Saudi

Uzbekistan akan menjadi lawan Indonesia di semifinal Piala Asia U-23 pada Senin, 29 April 2024.


Youtuber Jang Hansol dan Food Vlogger Om Kim Senang Indonesia Kalahkan Korea Selatan

1 jam lalu

Youtuber, Jang Hansol. Foto: Instagram.
Youtuber Jang Hansol dan Food Vlogger Om Kim Senang Indonesia Kalahkan Korea Selatan

Jang Hansol menyebut kekalahan Korea Selatan dari Timnas U-23 bisa menjadi pembelajaran berharga bagi sepak bola di negaranya.


'Serius' Bebaskan Sandera Israel, Hamas: Bebaskan Juga Tahanan Palestina

1 jam lalu

Tslil Ben Baruch, 36, memegang plakat ketika para demonstran menghadiri protes 24 jam, menyerukan pembebasan sandera Israel di Gaza dan menandai 100 hari sejak serangan 7 Oktober oleh kelompok Islam Palestina Hamas, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas.  di Tel Aviv, Israel, 14 Januari 2024. REUTERS/Alexandre Meneghini
'Serius' Bebaskan Sandera Israel, Hamas: Bebaskan Juga Tahanan Palestina

Hamas menekankan empat syaratnya bahkan ketika 18 negara mencoba meningkatkan tekanan pada kelompok tersebut untuk mencapai kesepakatan.


Usai Temukan 3 Korban Tewas Tanah Longsor, Basarnas Imbau Sebagian Warga Garut Mengungsi

1 jam lalu

Proses evakuasi korban tewas tertimbun tanah longsor di Kampung Sirnagalih, Desa Talagajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Jumat 26 April 2024. (ANTARA/HO-Basarnas Garut)
Usai Temukan 3 Korban Tewas Tanah Longsor, Basarnas Imbau Sebagian Warga Garut Mengungsi

Warga yang tinggal di perbukitan dan lereng diminta mengungsi untuk meminimalisir korban bencana tanah longsor sepanjang musim pancaroba saat ini.


Persoalan yang Bisa Muncul Akibat Menikah karena Dijodohkan

1 jam lalu

Ilustrasi suami istri konsultasi ke dokter. redrockfertility.com
Persoalan yang Bisa Muncul Akibat Menikah karena Dijodohkan

Perjodohan memang tak selalu berjalan mulus apalagi bila tanpa cinta. Berikut beberapa persoalan yang bisa muncul bila menikah karena dijodohkan.


Setelah Berkoalisi di Pilpres, PKS Siap Bekerja Sama dengan PKB di Pilkada 2024

1 jam lalu

Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsyi memberikan keterangan pers usai menggelar rapat Partai Koalisi Perubahan di NasDem Tower, Jakarta, Senin, 18 September 2023.  TEMPO/M Taufan Rengganis
Setelah Berkoalisi di Pilpres, PKS Siap Bekerja Sama dengan PKB di Pilkada 2024

PKS dan Golkar semakin intens membangun koalisi di Pilkada 2024 Kota Depok.