Alat Utama Sistem Persenjataan | Alutsista TNI

TNI AD Persiapkan Biofuel untuk Bahan Bakar Tank  

Budiman mencontohkan, dia berhasil memangkas biaya pembuatan selembar peta hingga 1 persen dari biaya sebelumnya.

Indonesia Akan Genjot Industri Kapal Selam  

Saat ini Indonesia sudah merancang dan membuat tiga unit kapal selam tipe 209 dengan menggandeng Daewoo Shipbuilding Marine Engineering.

Kapal Cepat Rudal Buatan Indonesia Rampung  

PT PAL juga menggarap dua unit lainnya, yakni KCR-60M KRI Tombak-629 dan KCR-60M KRI Halasan-630. Dua unit terakhir akan diserahkan pada Juli 2014.

Panglima TNI: Indonesia Tak Butuh Kapal Induk  

Pulau-pulau di Indonesia sudah seperti kapal induk.

TNI AD Pamerkan Meriam Kaliber Terbesar  

Meriam ini memiliki daya tembak 30 kilometer.

PT DI Akan Bangun Heli Panther untuk TNI AL  

Sumber Tempo di Kementerian Pertahanan mengatakan per unit helikopter Panther dihargai US$ 21,27 juta.

Keunggulan Helikopter Baru TNI AL, Anti-Kapal Selam

Bagi penerbang militer, helikopter buatan Eurocopter ini sulit ditaklukkan.

Angkatan Laut Tambah 16 Helikopter Baru  

Angkatan Laut selama ini tak mempunyai helikopter yang mumpuni.

TNI AD Pakai Kapal Komando Buatan Dalam Negeri  

Kapal seharga Rp 12 miliar ini memiliki sistem senjata mesin berat 12,7 milimeter dan dapat menembak hingga enam kilometer.

Untung-Rugi TNI AD Beli Helikopter Amerika Serikat  

Pemerintah disarankan cermat sebelum membeli 20 unit helikopter dari Amerika Serikat.

Spesifikasi Helikopter TNI AD dari Amerika Serikat  

Belum jelas apakah 20 helikopter Black Hawk dan Chinook itu dalam kondisi baru atau bekas.

TNI AD Beli 20 Helikopter dari Amerika Serikat  

TNI AD berencana membeli helikopter Black Hawk dan Chinook.

Soal 'Maaf', TNI Tuduh TV Singapura Salah Terjemah  

Maafnya Panglima itu adalah bahasa orang Indonesia untuk menolak permintaan Singapura terkait dengan keberatan atas nama Usman Harun.

Moeldoko Didesak Jelaskan Kata 'Maaf' ke Singapura  

Dalam kasus Usman Harun, kata 'mohon maaf' dari Panglima TNI oleh Channel NewsAsia diterjemahkan sebagai 'regret' alias penyesalan.

berikutnya