Alat Utama Sistem Persenjataan | Alutsista TNI

Lebih Kompetitif, Pindad Beli Propelan dari Dahana  

Dalam setahun, Pindad membutuhkan sekitar 250-250 juta ton propelan.

Pindad Gandeng Belgia Kembangkan Sistem Senjata  

"Untuk tahap awal kami akan produksi turret untuk kaliber 90 mm dan 105 mm."

Demonstrasi Kapal Selam Meriahkan HUT TNI  

TNI akan unjuk kekuatan di laut, udara, dan darat. Termasuk kemampuan pembebasan sandera.

Kapal Perang Bung Tomo Tiba di Indonesia

Hari ini sudah masuk di Perairan Pulau Sabang, Aceh.

HUT TNI, Penerbangan Sipil di Juanda Dialihkan  

TNI menjamin bandara tidak akan ditutup selama perayaan ulang tahun.

Kenapa Jokowi Perlu Perkuat Alutsista TNI?  

Pengamanan wilayah perairan menjadi prioritas.

Pindad Gandeng RDM Garap Pasar Internasional  

Pasar Asia Tenggara menjadi target awal Pindad.

TNI AD Terima Peluncur Roket Baru dari Brasil  

Astros II merupakan alutsista berupa peluncur roket yang memilki mobilitas dan fleksibilitas tinggi.

TNI AD Persiapkan Biofuel untuk Bahan Bakar Tank  

Budiman mencontohkan, dia berhasil memangkas biaya pembuatan selembar peta hingga 1 persen dari biaya sebelumnya.

Indonesia Akan Genjot Industri Kapal Selam  

Saat ini Indonesia sudah merancang dan membuat tiga unit kapal selam tipe 209 dengan menggandeng Daewoo Shipbuilding Marine Engineering.

Kapal Cepat Rudal Buatan Indonesia Rampung  

PT PAL juga menggarap dua unit lainnya, yakni KCR-60M KRI Tombak-629 dan KCR-60M KRI Halasan-630. Dua unit terakhir akan diserahkan pada Juli 2014.

Panglima TNI: Indonesia Tak Butuh Kapal Induk  

Pulau-pulau di Indonesia sudah seperti kapal induk.

TNI AD Pamerkan Meriam Kaliber Terbesar  

Meriam ini memiliki daya tembak 30 kilometer.

PT DI Akan Bangun Heli Panther untuk TNI AL  

Sumber Tempo di Kementerian Pertahanan mengatakan per unit helikopter Panther dihargai US$ 21,27 juta.

Keunggulan Helikopter Baru TNI AL, Anti-Kapal Selam

Bagi penerbang militer, helikopter buatan Eurocopter ini sulit ditaklukkan.

berikutnya