Arsip

TNI Angkatan Laut Periksa Empat Anggota Marinir Terkait Pembunuhan Bos Asaba

TNI Angkatan Laut tengah memeriksa empat orang anggota marinir yang diduga membekingi Gunawan Santoso, tersangka otak pembunuhan Boediharto Angsono, Presiden Direktur PT Asaba yang ditembak beberapa waktu lalu.

15 Agustus 2003 | 15.52 WIB

TNI Angkatan Laut Periksa Empat Anggota Marinir Terkait Pembunuhan Bos Asaba
Perbesar

TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI Angkatan Laut tengah memeriksa empat orang anggota marinir yang diduga membekingi Gunawan Santoso, tersangka otak pembunuhan Boediharto Angsono, Presiden Direktur PT Asaba yang ditembak beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Adiyaman A. Saputra mengatakan empat anggota marinir itu terdiri dari seorang perwira dan tiga orang tamtama. Mereka adalah Letnan Dua Marinir SHS, Kopral Dua Marinir SR, Kopral Dua Marinir FH, dan Prajurit Satu Marinir SS, keempatnya anggota Brigade Infanteri II Marinir Cilabdak. Letnan dua dari calon perwira, kata Adiyaman di kantornya, Rabu (6/8) sore.

Ia menjelaskan, Polisi Militer Angkatan Laut melakukan pemeriksaan berdasarkan data yang diberikan masyarakat, wartawan, dan kepolisian. Hal ini menjadi pijakan untuk segera melaksanakan tindakan ke dalam, kata Adiyaman. Keempat anggota marinir ini ditangkap 31 Juli 2003.

Penangkapan empat anggota marinir itu berdasarkan kajian, evaluasi yang didapat polisi, masyarakat, dan TNI. Orangnya sudah di sini, tidak ada yang ditangkap polisi, katanya. Menurut Adiyaman, penangkapan anggota marinir ini kewenangan Angkatan Laut karena mereka mempunyai Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL).

Hingga sekarang, mereka masih dalam pemeriksaan. Namun, kata Adiyaman, mengarah kepada pemeriksaan yang diduga terlibat pada kegiatan yang melibatkan direktur PT Asaba. Ini kominten yang yang kuat. Angkatan Laut tidak ingin menggadaikan semangat untuk mengabdi kepada negara dengan melindungi empat orang, bila terbukti bersalah, katanya. Bila bersalah, mereka akan diproses dengan aturan yang berlaku dan hukum keprajuritan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prasetyo mengatakan, sampai saat ini belum ada penangkapan terhadap pelaku pembunuhan Boediharto Angsono. Pihak kepolisian sampai hari ini belum melakukan penangkapan ataupun pemeriksaan terhadap pelaku pembunuhan Komisaris Utama PT Asaba, katanya di Polda Metro Jaya, Rabu (6/8) sore.

Ia mengungkapkan, tidak tertutup kemungkinan ada upaya-upaya internal dari instansi lain untuk memeriksa anggotanya yang diduga menjadi eksekutor pembunuhan bos Asaba itu. Namun, sampai saat ini kami dari pihak kepolisian tidak mengetahui secara jelas tentang dua tersangka anggota marinir, kata Prasetyo. (Agriceli/Poernomo Gontha Ridho-Tempo News Room)

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Iklan

Logo