Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali menyatakan dukungan kepada Said Aqil Siradj menjadi Ketua Umum PBNU untuk ketiga kalinya pada Muktamar NU mendatang.
“Kami sudah mantap, mantap, mantap (mendukung KH Said Aqil),” ujar Ketua PWNU Bali, Abdul Aziz lewat keterangan tertulis, Ahad, 21 November 2021.
Rais Syuriyah PWNU Bali, Noorhadi Alhafidz juga mengaku siap mengonsolidasikan dukungan Bali untuk Said Aqil. “Saya merasa adem dengan beliau. Itu saja. Kami sahabat dari dulu. Kami sangat mendukung. Mudah-mudahan beliau bisa memimpin kembali lima tahun mendatang,” ujar pengasuh Ponpes Raudlatul Huffadz itu.
Sembilan PCNU Bali diklaim kompak meminta Said Aqil kembali meneruskan kepemimpinan NU di pusat. Sebelumnya PWNU Bali sempat dikabarkan menyatakan dukungan ke calon Ketum PBNU yang saat ini menjabat Katib ‘Aam PBNU, Yahya Cholil Staquf. Dukungan itu yang belakangan dibantah.
Pemilihan Ketua Umum PBNU akan digelar dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung. Muktamar sedianya dilaksanakan pada 23-25 Desember 2021. Namun, jadwal acara tersebut rencananya akan digeser mengingat kebijakan pemerintah yang akan menerapkan PPKM level 3 memasuki libur Natal dan Tahun Baru. Saat ini, muncul dua arus wacana, muktamar diundur atau dimajukan.
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan ihwal rencana perubahan waktu penyelenggaraan Muktamar. "Kami akan rapatkan dulu. Kita musyawarahkan terbatas bersama Rais 'Aam, Katib 'Aam dan Sekjen," ujar Said lewat keterangan tertulis yang dikutip pada Jumat, 19 November 2021.
Meski demikian, disebut-sebut rapat PBNU memutuskan waktu pelaksanaan Muktamar NU ke-34 rencananya bakal digelar pada pekan depan.
Baca juga: Panitia Minta PBNU Segera Putuskan Tanggal Pelaksanaan Muktamar NU
DEWI NURITA
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini