Berita Freeport Terbaru

Perpanjangan Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport Disetujui   

Perpanjangan Ekspor Konsentrat Tembaga Freeport Disetujui  

Kementerian Perdagangan telah menyetujui perpanjangan ekspor tambang olahan tembaga T.00 Freeport Indonesia pada pekan lalu.

  • Tambang-Tambang Freeport, dari Ertsberg sampai Kucing Liar

    Di area seluas 42 kilometer persegi di punggung Pegunungan Jayawijaya, Freeport Indonesia mengoperasikan tambang terbuka dari Ertsberg, Grasberg, hingga Kucing Liar serta sejumlah tambang bawah tanah yang terhubung dengan terowongan sepanjang 450 kilometer—setara dengan jarak Jakarta-Solo.

  • Tarik-Ulur Bagi Hasil Freeport dengan Pemerintah Indonesia

    Pemerintah dan PT Freeport Indonesia masih tarik-ulur soal bagi hasil tambang di punggung Puncak Jaya, Papua. Inilah yang dipertaruhkan: lebih dari 32 ribu pekerja tetap dan kontraktor serta harta geologis senilai US$ 105,6 miliar (sekitar Rp 1.425,6 triliun).

  • Freeport Vs Izin Usaha Pertambangan Khusus

    Freeport belum mau beralih status dari kontrak karya menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Tenggat yang diberikan pemerintah untuk beralih status terlampaui sejak Jumat 10 Februari 2017. Proses negosiasi terancam buntu. Perusahaan asal Arizona itu tak bisa melakukan ekspor hasil pertambangan.

  • Freeport dan Ancaman Arbitrase

    Sejak beroperasi di Indonesia lima puluh tahun lalu, PT Freeport Indonesia selalu menjadi perdebatan menarik baik secara politik maupun ekonomi. Negosiasi alot antara Freeport dan pemerintah selalu muncul saat izin ekspor berakhir. Terbaru, perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu mengancam pemerintah Indonesia dengan membawa masalah kontrak ke arbitrase internasional bila dalam 120 hari tak ada kepastian.

  • Asal Mula 'Papa Minta Saham'

    Kasus 'papa minta saham' mulai bergulir di Mahkamah Kehormatan Dewan, kemarin. Sidang pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto dalam kaitan dugaan lobi saham dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia itu menghadirkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Berikut ini asal mula kasus tersebut.

  • Jejak Lobi dan Kemarahan Presiden

    Manuver inilah yang diduga dimanfaatkan Setya Novanto. Berikut ini sebagian jejak lobi Freeport:

  • Riwayat Emas di Papua

    Pemegang saham Freeport Indonesia adalah Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc sebesar 90,64 persen dan sisanya dikuasai pemerintah Indonesia 9,36 persen.

  • Maut di Kelas Nomor Sebelas

    Terowongan bawah tanah Freeport ambruk menewaskan 28 peserta pelatihan. Diduga akibat bebatuan yang keropos.