Pertemuan Politisi Buat Nasib Bangsa
TEMPO Interaktif, Jakarta:Beberapa politisi partai bertemu dalam sebuah pertemuan tertutup yang digagas Eros Jarot. Menurut Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir, forum itu bukanlah pertemuan partai-partai, melainkan individu-individu yang kebetulan aktif di partai. "Kami tidak berpolitik, tetapi bersilaturahmi untuk bersama-sama memikirkan bangsa,"ujar Sutrisno usai pertemuan di hotel Sahid, Selasa (17/5) malam.
Pertemuan itu, menurut Sutrisno, menghasilkan kesepakatan agar partai politik jangan sampai terdegradasi di mata rakyat. Forum itu, akan diperluas dengan mengundang partai yang lain. Selain itu, direncanakan pertemuan dengan tokoh-tokoh pers. "Kami juga mengimbau media massa tidak menghakimi partai-partai politik,"kata Sutrisno.
Menurut Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, forum itu mengakomodir keinginan agar partai-partai melakukan kerja konkrit. "Kami bertekad meningkatkan kinerja partai,"katanya. Karena kini citra partai-partai di mata rakyat kurang baik.
Mengenai Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Langsung (Pilkada), juga dibahas. "Kami mengharapkan tokoh elite partai dapat mencegah konflik horizontal dalam Pilkada,"kata Sutrisno. Pilkada, memiliki potensi konflik yang tinggi karena antara calon pasangan dan pengikut memiliki hubungan emosional yang erat. "Yang penting proses Pilkada mendatang dapat lebih sejuk," kata Zainal Ma'arif dari Ketua Partai Bintang Reformasi.
Dalam pertemuan itu juga dibicarakan kasus Bank Mandiri, krisis ekonomi, APBN, politik luar negeri, kasus Papua, dan kasus BLBI. Apakah forum itu melahirkan kesepakatan yang mengikat partai? Zainal Ma'arif menyatakan tergantung masing-masing partai menerjemahkannya. "Poin-poinnya menuju ke arah itu,"ujarnya. Selain itu hadir pula ; Sekjen PDI Perjuangan, Pramono Anung, Bendahara PAN, Zulkifli Hasan dan politikus muda Partai Golkar, Priyo Budi Santoso.
Harun Mahbub
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Persebaya 1927 Bubar? Ini Kata Manajemen
- Orang Tua Darin Mumtazah Overprotektif
- Liu Lingchao, si Manusia Siput dari Cina
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Survei: Jerman Negara Terpopuler di Dunia
- Korban Serangan Brutal di London Tentara Baik Hati
- Istana Nilai Protes Penghargaan SBY Salah Kaprah














