Unjuk Rasa di Depan Istana, 35 Mahasiswa Ditangkap

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi menangkap 35 mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak di depan istana Negara, hari ini. Para mahasiswa itu dituduh menggelar aksi tanpa izin.

Para mahasiswa itu digelandang ke markas Kepolisian Daerah Metro Jakarta sekitrar pukul 15.45. Mereka dibawa dengan truk tertutup dan langsung digiring masuk ke ruang tahanan direktorat reserse kriminal umum.

Menurut kepala satuan keamanan negara Polda Metro Ajun Komisaris Besar Tornagogo Sihombing, para mahasiswa itu pertama kali ditangkap oleh Kepolisian Sektor Gambir Jakarta Pusat sekitar pukul 13.00. "Mereka kami tangkap karena menggelar aksi di objek penting tapi tak ada izin," kata dia.

Para mahasiswa itu berasal dari 5 perguruan tinggi di Jakarta yang menamakan diri Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI).

Odang, 20 tahun, mahasiswa Trisakti, mengaku menggelar aksi secara damai. Namun tiba-tiba polisi datang dan melakukan penangkapan secara represif. "Kami mengalami kekerasan, saya dan kawan-kawan sempat dipukuli petugas," kata dia.

Pernyataan Odang itu kemudian dibantah oleh Tornagogo. "Tak ada kekerasan, kami menggiring mereka baik-baik kok," ujarnya. (FERY FIRMANSYAH)