Dana Pemilu di Luar Negeri Diminta Segera Cair
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Luar Negeri meminta Komisi Pemilihan Umum segera mencairkan dana untuk persiapan pendataan pemilih di luar negeri. Menurut Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, belum cairnya dukungan dana dalam penyiapan pendataan pemilu mengakibatkan keterlambatan pendataan pemilih di luar negeri. ”Kami memminta KPU segera mencairkan dana agar perwakilan kami di luar negeri bisa segera membuka pendaftaran,” ujar Hassan seusai rapat kerja tentang Piagam ASEAN di gedung MPR/DPR, Rabu (17/9).
Hasan mengakui hingga saat ini perwakilan Indonesia di luar negeri belum bisa melakukan pendataan pemilih. Jika realisasi dana itu terlambat, kata dia, akan menghambat pelaksanaan kegiatan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan KPU.
Sebelumnya, KPU menyatakan baru menerima laporan data pemilih diluar negeri sekitar 1,6 juta. Padahal, KPU memprediksi jumlah penduduk di luar negeri mencapai puluhan juta.
Ketika ditanya pendataan itu terkendala dengan jumlah warga ilegal, dia menyatakan, hal tersebut tidak menghambat. ”Kami membuka kesempatan kepada semua warga. warga negara Indonesia memiliki hak yang sama,” ujarnya.
Eko Ari Wibowo
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
- Tangkal Virus Corona, Kemenkes Siapkan 8 Program
- Korban Lapindo Ancam Minta Suaka Politik ke AS
- 10 Fakta Menarik Jelang Dortmund Vs Bayern
- Tabrakan Maut, 2 Tewas dan Belasan Kritis
- Angelina Jolie Tanpa Bra Versi Pelukis Swedia
- Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
Berita Utama Nasional
- Ahmad Rozi Akui Diminta Luthfi Siapkan Data Daging
- Eksekusi Supersemar, Kejaksaan Cari Berkas Putusan
- Revitalisasi Situs Soekarno Rp 44,5 Miliar
- Pemilik Akun @benhan Jadi Tersangka
- Saat Kelulusan, Darin Mumtazah Tak Ada di Sekolah
- Soeripto Mengaku Pernah Ditawari Rumah oleh Luthfi
- Ini Kunci Sukses Ujian Nasional SMAN 8 Jakarta













