Alasan Dahlan Menginap di Rumah Susun Cakung

Alasan Dahlan Menginap di Rumah Susun Cakung

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan di Gedung Koesnadi Hardjosoemantri, Universitas Gadjah Mada, kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (29/03/2012). TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan punya alasan sendiri mengapa dia menginap di rumah susun Pulo Gebang Seruni, Cakung, Jakarta Timur. Kata asisten pribadi Dahlan Iskan, Abdul Azis, atasannya itu ingin mengetahui kondisi dan situasi pemukiman di perumnas Jalan Raya Cakung Timur itu. "Bapak (Dahlan) mau melihat lingkungan di sana," kata Azis, Senin 2 April 2012.

Kawasan sekitar rumah susun Pulo Gebang Seruni rencananya akan dikembangkan menjadi pusat perkantoran dan belanja. Dari 40 hektar luas tanah perumnas, Azis melanjutkan, sebagian lahan sudah dibebaskan kepemilikannya dari warga setempat. Sedangkan sisanya masih dalam proses pembebasan."Kalau datang langsung ke sana, jadi bisa melihat prospek bisnis ke depannya," ujar dia.

Wilayah Cakung Timur akan diubah layaknya Sudirman Central Business District (SCBD). Tapi pangsa pasarnya tidak sama persis dengan perkantoran elit itu. Melainkan menyasar masyarakat dari kalangan menengah ke bawah. "Master plan dan pengembangnya sudah ada, sekarang masih proses pembebasan," ujarnya.

Untuk mengetahui lingkungan di sana, Dahlan akan berjalan kaki dari rumah susun tempatnya menginap ke Stasiun Cakung. Tujuannya untuk memudahkan dia mengobrol dengan masyarakat sekitar. "Kalau naik mobil, harus berhenti-berhenti. Susah," ujarnya.

Bekerja dengan cara langsung terjun ke lapangan seperti ini bukan kali pertama dilakukan Dahlan. Sebelumnya dia pernah menumpang kereta ekonomi untuk mengetahui fasilitas angkutan umum itu, dan mengamuk di pintu tol Semanggi karena antrean mobil yang membuntut panjang.

CORNILA DESYANA


Berita terkait
Dahlan Iskan Menginap di Rumah Susun Cakung
Apa Kata Dahlan Iskan Soal Kontrak Ulang Migas?
Pimpin Rapat, Dahlan Iskan Manfaatkan 12 Group BBM
Dahlan: Agustus, BBM Subsidi Bakal Terbatas
Apa Kata Dahlan Jika Dicalonkan Jadi Capres?
Alasan Dahlan Tidur di Lantai Rumah Mbah Hadi
Dahlan: BBM Tak Naik Jika Obama-Ahmadinejad Cipika-cipiki

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
1
0
Setuju sekali, 30% pemimpin2 Indonesia saeperti DI ini,maka masalah2 Kemiskinan dan korupsi akan cepat teratasi. LOOK AT THE eAST AND LEARN FRM JAPAN. Singapore dan Malaysia banyak belajar dari Ekonomi Kekeluargaan Japan dari pada kapitalis Inggeris. Ini kiat2nya di Blog saya. http://muslimbertaqwa.blogspot.com/p/bonus-japan.html Selamat bpk Dahlan Iskan
0
4
seandainya 30% pjbat kaya gini, permaslahan bangsa ini akan lebih cepat teratasi,
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X