indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kemacetan di Merak Mulai Terurai

Kemacetan di Merak Mulai Terurai

ANTARA/Asep Fathulrahman

TEMPO.CO, Tangerang - Kemacetan panjang yang terjadi di Pelabuhan Merak, Banten, berangsur-angsur terurai. Jika sebelumnya antrean kendaraan mencapai puluhan kilometer di tol Tangerang-Merak, saat ini kemacetan sudah mulai menyusut.

”Kemacetan sudah terurai, antrean tinggal dua kilometer lagi,” kata juru bicara PT Marga Mandala Sakti, pengelola jalan tol Tangerang-Merak, Indah Permanasari, kepada Tempo, Senin, 9 Juli 2012.

Menurut dia, kemacetan lalu lintas di tol Tangerang-Merak saat ini terjadi di KM 98 arah Jakarta-Merak. Kemarin, Minggu 8 Juli, kondisi kemacetan masih cukup parah. Antrean kendaraan mencapai KM 71 arah Jakarta-Merak.

Kemacetan di tol Serang Timur dan Cilegon Timur, kata Indah, juga sudah mulai teratasi. ”Siang ini sudah lancar,” kata dia.

Antrean panjang di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, sudah berlangsung hampir satu bulan terakhir. Akibatnya, jalur tol Tangerang-Merak tersumbat dan sempat lumpuh lantaran antrean kendaraan mencapai puluhan kilometer. Antrean ini dipicu oleh minimnya sarana transportasi kapal laut yang beroperasi.

Indah menuturkan hingga kini perusahaan tempatnya bekerja belum dapat mengkalkulasi berapa nilai kerugian yang diderita akibat turunnya volume kendaraan dan rusaknya badan jalan. Lagi pula, kata Indah, pengelola jalan tol tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi permasalahan tersebut. Apalagi arus mudik Lebaran sudah di depan mata.

”Kami tidak bisa melakukan langkah preventif. Yang bisa kami lakukan adalah melakukan langkah kuratif seperti membantu para pengendara yang berhari-hari terjebak di jalan tol dengan memberikan makanan dan minuman, menyediakan toilet berjalan,” kata dia.

JONIANSYAH

Berita terpopuler lainnya:
Partikel Tuhan dan Kiamat

Ada Lebih dari Satu Partikel Tuhan?

Pertama dalam Sejarah AS Senator Gay Menikah

Cerita Blak-Blakan Mantan Manajer Tom Cruise

Putri Kerajaan Arab Saudi Minta Suaka ke Inggris