Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tiga Tahun Lagi, Proyek 10 Ribu Megawatt Selesai

image-gnews
Menara Sutet di Jakarta (16/12). Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Fahmi Mochtar mengakui, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih mengalami defisit listrik sebesar 50 megawatt. TEMPO/Subekti
Menara Sutet di Jakarta (16/12). Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Fahmi Mochtar mengakui, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih mengalami defisit listrik sebesar 50 megawatt. TEMPO/Subekti
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta: Direktur Jenderal Kelistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jarman, menyatakan proyek pembanguna listrik 10 ribu megawatt tahap I baru akan selesai pada 2015 mendatang. “Tiga tahun lagi, baru bisa beroperasi secara komersial,” katanya pada Senin, 23 Juli 2012.

Menurut Jarman, saat ini pembangunan proyek 10 ribu megawatt ini baru mencapai 45 persen. Hingga Juli 2012, proyek tersebut sudah menghasilkan listrik sebanyak 4450 megawatt. “Jadi secara akumulatif sudah jalan 45 persen,” katanya.

Jarman yakin, akhir tahun ini  proyek 10 ribu megawatt ini bisa mencapai 60 persen. Dengan target itu, kata Jarman, Perusahaan Listrik Negara dapat menambah pasokan listrik sebesar 1500 megawatt. “Diharapkan pada 2013, semua konstruksi sudah selesai,” katanya.
Untuk pembangunan proyek 10 ribu megawatt tahap II, Jarman menargetkan baru bisa selesai pada 2018. Pembangunan proyek tahap II ini adalah kombinasi dari energi panas bumi dan air.   “Pada tahap dua ini, 69 persen akan berasal dari energi terbarukan,” katanya.

Jarman meminta PLN bersikap tegas terhadap kontraktor pembangunan proyek yang tidak tertib dan terlambat dalam mengerjakan proyek. Jarman menyatakan, setiap kontraktor yang mengalami keterlambatan dalam pengerjaan proyek harus diberikan sanksi. “Jadi mereka akan dikenakan denda sebesar 10 persen dari nilai proyek, selain itu mereka juga akan dilarang ikut proses tender berikutnya,” kata Jarman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini, hampir semua kontraktor dalam megaproyek ini, mengalami keterlambatan.  Jarman memastikan semua kontraktor itu sudah didenda yang dipotong langsung dari biaya proyek. 

DIMAS SIREGAR

Berita Terpopuler:
Jokowi Tak Mau Didikte Partai Pengusungnya

3 Juta Lelaki Indonesia Kunjungi Pelacur

JK Akan Atur Volume Pengeras Suara Masjid

Korban Penembakan Batman Lamar Kekasih Di RS

Hartati Murdaya, Sang Motor Penyokong SBY

''Kekuasaan'' Bisnis Hartati Murdaya di Kehutanan 

Puluhan Kader Demokrat Akan Hengkang ke Nasdem

Ini Jawaban Jokowi atas Kicauan @Triomacan2000

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


GM PLN UID Banten Operasikan 51 Unit SPKLU, Layani Arus Balik Jalur Mudik Tol Jakarta-Merak

12 hari lalu

GM PLN UID Banten Operasikan 51 Unit SPKLU, Layani Arus Balik Jalur Mudik Tol Jakarta-Merak

Di setiap lokasi rest area SPKLU terdapat posko siaga PLN yang dapat dimanfaatkan para pengguna mobil listrik untuk beristirahat dan menunggu pengisian baterai.


Tersedia SPKLU PLN di Sumatra Bikin Nyaman Mudik dengan Kendaraan Listrik

12 hari lalu

Tersedia SPKLU PLN di Sumatra Bikin Nyaman Mudik dengan Kendaraan Listrik

Kehadiran fasilitas SPKLU menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini bagi kendaraan listrik


PLN Siapkan SPKLU di Banyak Lokasi, Pemudik: Pakai Mobil Listrik Jadi Nyaman!

15 hari lalu

PLN Siapkan SPKLU di Banyak Lokasi, Pemudik: Pakai Mobil Listrik Jadi Nyaman!

PLN telah menyiagakan 1.299 unit SPKLU yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Khusus momen mudik tahun ini, PLN juga menyiagakan petugas yang berjaga 24 jam untuk membantu para pemudik


Mudik Lebaran ke Bali dengan Mobil Listrik? Ini Titik-titik SPKLU di Pulau Dewata

20 hari lalu

Wuling Cloud EV ketahuan sedang cas di SPKLU milik PLN. (Foto: Instagram/Richard Tanadi)
Mudik Lebaran ke Bali dengan Mobil Listrik? Ini Titik-titik SPKLU di Pulau Dewata

PT PLN (Persero) telah menyiapkan 76 SPKLU di 30 lokasi di Bali untuk mendukung mobilitas kendaraan listrik selama periode Lebaran tahun 2024.


PLN Siagakan 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum untuk Mudik 2024

27 hari lalu

PLN Siagakan 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum untuk Mudik 2024

PLN juga mengerahkan 3.504 pegawai yang akan stand by selama 24 jam nonstop di SPKLU.


PLN Dukung Ketetapan Pemerintah: Tarif Listrik Tidak Naik

27 hari lalu

PLN Dukung Ketetapan Pemerintah: Tarif Listrik Tidak Naik

Berbagai upaya efisiensi dan digitalisasi yang telah dilakukan PLN menjadi kunci dalam mewujudkan komitmen ini.


PLN Dukung Kepengurusan Forum Manajemen Risiko BUMN 2024-2027

27 hari lalu

PLN Dukung Kepengurusan Forum Manajemen Risiko BUMN 2024-2027

Kepengurusan Forum Manajemen Risiko dinilai proaktif. Memudahkan kolaborasi antara BUMN.


PLN Energi Primer Indonesia Siapkan Gasifikasi Pembangkit di Sulawesi-Maluku

27 hari lalu

PLN Energi Primer Indonesia Siapkan Gasifikasi Pembangkit di Sulawesi-Maluku

Pengembangan program gasifikasi pembangkit turut melibatkan konsorsium.


Ini 10 Perusahaan Terbesar di Indonesia, Pertamina Pertama

30 hari lalu

Logo Pertamina. dok.Pertamina
Ini 10 Perusahaan Terbesar di Indonesia, Pertamina Pertama

Pertamina menjadi perusahaan terbesar di Indonesia versi Majalah Fortune. Ini daftar 10 perusahaan raksasa di Indonesia.


PLN Sambung Listrik Serentak untuk 230 Pelanggan Usaha di Jakarta

41 hari lalu

PLN Sambung Listrik Serentak untuk 230 Pelanggan Usaha di Jakarta

Pemasangan listrik untuk kalanan industri, bisnis, dan UMKM membantu pergerakan ekonomi di Jakarta.