indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Ini Ciri-ciri Korban Mutilasi Ancol

Ini Ciri-ciri Korban Mutilasi Ancol

TEMPO/Imam Yunni

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi telah mengantongi ciri-ciri jenazah yang ditemukan terpotong-potong di ruko 26 D Apartemen Mediterania Marina Residance, Ancol, Jakarta Utara.

Menurut polisi, korban memiliki tato di tangan kiri, antara jempol dan telunjuk. Di bagian betis kaki kiri juga terdapat tato. "Gambarnya sudah tidak jelas," kata Kepala Kepolisian Sektor Metro Pademangan, Komisaris Polisi Susatyo Purnomo Condro, Kamis, 14 Maret 2013.

Menurut Susatyo, ciri-ciri korban memang mirip dengan Tonny Arifin Djomin, 45 tahun, warga Apartemen Riverside lantai 11A, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Dia dilaporkan hilang sejak senin lalu. Istri Tonny, Merlina Suparmin, menemukan banyak kesamaan antara ciri-ciri jenazah dengan suaminya. "Keluarga korban sudah mengakui itu. Tapi yang lebih pasti tentunya akan dilakukan tes DNA dulu," ujarnya.

Mayat korban mutilasi ditemukan polisi Rabu malam di ruko 26 D Apartemen Mediterania Marina Residance. Mayat dipotong dalam 11 bagian dan dimasukkan ke satu koper, dua kardus, serta lima kantong kresek.

Untuk kardus dan koper, pelaku menyimpan potongan di lantai satu ruang penyimpanan barang. Sedangkan lima kantong kresek disimpan di atas plafon di lantai yang sama. "Kami masih mengumpulkan bukti," kata Susatyo.

Hingga kini petugas dari Inafis (Indonesia Automatic Print Identification Sistem) Markas Besar Kepolisian Indonesia masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian.

JAYADI SUPRIADIN

Berita Terpopuler:

Diperiksa Hari Ini, Menteri Suswono Terancam

Sahetapy Curigai Motif Pengusutan Sprindik Anas

Siapa Jorge Bergoglio, Sri Paus yang Baru?

SBY Bertemu Tujuh Jenderal Purnawirawan Sore Ini

Dana Safari PKS, Mendagri: Tanggungjawab Gubernur

Jorge Mario Bergoglio Terpilih Sebagai Paus Baru

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X