KUHP Baru, Lajang Berzina Kena 5 Tahun Penjara

KUHP Baru, Lajang Berzina Kena 5 Tahun Penjara

chinadaily.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengusulkan lajang yang berzina bisa dipidanakan. “Ancamannya paling lama 5 tahun penjara,” kata Direktur Jenderal Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Wahidudin Adams, Selasa, 19 Maret 2013.

Aturan ini tercantum dalam Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang diusulkan pemerintah. Pada 6 Maret lalu, pemerintah menyerahkan draf Rancangan KUHP ke Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat. Rancangan usulan ini akan dibahas oleh Komisi sebelum nantinya disahkan menjadi KUHP yang baru menggantikan KUHP warisan pemerintah kolonial Belanda. (Baca: Pasal Santet di KUHP)

Dalam KUHP yang saat ini berlaku, pasal perzinaan hanya dikenakan kepada pria atau wanita yang sudah menikah. Pasal 284 KUHP hanya mendefinisikan zina sebagai perbuatan persetubuhan yang dilakukan laki-laki atau perempuan yang telah kawin dengan perempuan atau laki-laki yang bukan istri atau suaminya.

Wahidudin beralasan, pemerintah memasukkan pasal lajang yang berzina dalam rancangan baru karena merupakan cerminan nilai yang dianut oleh masyarakat. ”Masyarakat kita kan tidak seperti dalam KUHP lama yang membolehkan hal itu,” katanya.

Namun, pasal perzinaan untuk lajang ini berlaku sebagai delik aduan dari istri, suami, atau pihak ketiga yang merasa dicemarkan oleh adanya tindakan tersebut. ”Jadi, tidak bisa kalau hasil sweeping petugas,” kata Wahidudin.

Rancangan KUHP yang baru juga secara khusus mengatur pasangan kumpul kebo atau lajang yang hidup bersama sebagai suami-istri di luar perkawinan yang sah. Ancamannya, pidana 1 tahun penjara.

Sosiolog dari Universitas Indonesia, Ida Ruwaida, mempertanyakan efektivitas pasal yang melarang lajang berzina dan kumpul kebo. ”Percuma kalau tidak ada yang mengatur atau mengontrol di lapangan,” kata Ida saat dihubungi kemarin.

Ida membandingkan pasal zina dalam rancangan KUHP ini dengan peraturan daerah di Depok. Di Depok, ada peraturan yang melarang laki-laki dan perempuan tanpa ikatan pernikahan bersama-sama di rumah kos. “Apakah ada yang mau melaporkan kalau peraturan-peraturan itu dilanggar?” ujarnya.

Namun, menurut Ida, aturan yang melarang lajang berzina ini tak mengintervensi privasi seseorang. ”Niat pemerintah sudah baik. Ini adalah aturan tertib sosial,” ucapnya.

Anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi Hati Nurani Rakyat, Syarifuddin Sudding, mengatakan fraksinya belum membahas pasal ini. Namun, ia sepakat jika lajang yang berzina diatur dalam undang-undang. Alasannya, saat ini banyak lajang yang menjadi gratifikasi seks untuk pejabat. ”Saya kira itu bagus kalau diatur,” kata dia.

NUR ALFIYAH | SATWIKA MOVEMENTI | FANNY

Berita terpopuler
Ini Orang-orang Kepercayaan Djoko Susilo
Kisah Jenderal Djoko dan Kebun Binatang

Data Kartu Kredit Ini Dicuri untuk Belanja di AS

Ada Mayat Terikat dengan Mulut Dilakban di Bandara

Soal Malvinas, Argentina Minta Intervensi Paus

Cabut Bulu 'Brazilian Wax' Berisiko Infeksi Virus

Mobil Bertenaga Kopi Pecahkan Rekor Dunia


 


Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
2
buat pak DPR, tolong dong pak, bikin rancangan undang-undang hukum mati para incracht tervonis koruptor ... bisa gak? berani gak? gemes saya kalo liat para tersangka koruptor tuh masih bisa ketawa ketiwi dan cengar cengir cengengesan ... gak ada malunya .. jijik banget ngeliatnya sebagai bangsa ...
11
4
Assalamu'alaikum wrwb PENGAMAT DARI USA. Hukum Zina yang dimaksud dlm al Quran itu adalah perlakuan perkosaan.Perkosaan adalah hukum kriminal. Sedangkan hubungan sexual yang dilakukan suka sama suka bukanlah zina namanya,karena dilakukan karena cinta atau uang . Jadi harus dibedakan antara hubungan sexual yang dipaksa dan suka sama suka. Hubungan sexual suka sama suka tadalah perbuatan dosa sama dengan perbuatan dosa2 lainnya seperti seorang Muslim Tidak shalat, atau seorang anti tuhan, musryik dll Perbuatan dosa2 seperti ini biarlah ALLAH saja yang akan menghukumnya,pemerintah tidak ikut campur masalaha dosa2 seperti itu,kecuali dosa2 kriminal Kalau pemerintah membuat undang2 siapa yang berdosa harus di hukum,maka pemerintah juga membuat undang2 bagi orang2 yang tdk shalat, puasa, Gay-Lesbian dan orang2 yang jelas2 anti ALLAH atau komunis. TIDAK MUNGKIN BUKAN? JILBAB----ANJING---SCIENCE--ISLAM http://muslimbertaqwa.blogspot.com/p/jilbab-anjing-science.html
1
6
dewan terhormat DPR the stupid rules creator pertama mending lu batesin dulu deh iklan2 kondom yg di tengah malem itu,trus lu hapus hapusin deh tuh pelacuran bisa gak???taruhan turun jabatan deh kl lu gak bisa mending koruptor2 tuh urus,bikin peraturan macam tai anjing DPR goblok sampah lu semua
Wajib Baca!
X