Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Konsumsi Pisang Turunkan Risiko Stroke  

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
TEMPO/ Nita Dian
TEMPO/ Nita Dian
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mengkonsumsi lebih banyak pisang dan mengurangi makan keripik bisa membuat orang jauh dari penyakit. Sebuah studi menunjukkan cara tersebut bisa bermanfaat mencegah terjadinya stroke.

Peneliti menemukan orang dengan asupan potasium yang tinggi mempunyai 24 persen risiko stroke yang lebih rendah. Pisang memang diketahui mengandung banyak potasium. Nah, potasium dalam tubuh bisa membantu menurunkan kadar tekanan darah.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa potasium bisa membahayakan orang lanjut usia, karena ginjal mereka kurang bisa membuang zat tersebut dari darah. Tapi dengan adanya penelitian terbaru ini, yang dipublikasikan dalam situs jurnal bmj.com, disebutkan bahwa ketakutan itu bisa dikesampingkan. Sebab ditemukan bahwa potasium tidak berpengaruh negatif pada fungsi ginjal.

Peneliti mengatakan bahwa ada bukti yang sangat kuat bahwa orang dengan tekanan darah tinggi mengalami perbaikan ketika mereka meningkatkan asupan potasium. Dalam studinya, peneliti menganalisis 128 ribu orang melalui 33 uji coba. Hasilnya menunjukkan bahwa mengkonsumsi mineral potasium, seperti yang terdapat pada pisang, berpotensi membawa manfaat bagi banyak orang.

Kandungan potasium dalam satu pisang mencapai sekitar 420 miligram, sementara asupan harian potasium pada orang dewasa yang diizinkan adalah 3.500 miligram.

Studi lain yang dipublikasikan pada situs tersebut juga menunjukkan bahwa mengurangi sedikit asupan garam selama empat pekan atau lebih bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan. Turunnya tekanan darah ini pada akhirnya juga bisa menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dr Clare Walton dari Stroke Association mengatakan diet sehat adalah bagian kunci untuk mengelola risiko stroke. "Tekanan darah tinggi adalah risiko tunggal terbesar untuk stroke. Membuat perubahan pada diet bisa menjaga tekanan darah tetap terkontrol," kata dia.

"Penelitian ini menunjukan bahwa mengurangi asupan garam dan makan lebih banyak makanan yang kaya potasium seperti pisang, kurma, dan bayam bisa membuat risiko tersebut turun," dia menambahkan.

DAILY MAIL I AMIRULLAH

Baca Juga:

Investigasi TNI AD Dinilai Penuh Rekayasa


Profil Grup 2 Kopassus, Penyerang LP Cebongan


SBY Bilang Pelaku Penyerangan LP Cebongan Kesatria


Bukti DJ Verny, Celana Dalam Denny

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal Bahaya Kandungan Senyawa Bromat pada Air Minum dalam Kemasan

21 hari lalu

Ilustrasi label lolos uji keamanan pangan pada kemasan air minum dalam kemasan.
Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal Bahaya Kandungan Senyawa Bromat pada Air Minum dalam Kemasan

Pakar mengingatkan bahaya kandungan senyawa bromat yang banyak terbentuk saat Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).


Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

18 Mei 2022

Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang.
Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

Banyak perubahan terjadi pada ketenagakerjaan. Perlu penyiapan untuk perlindungan tenaga kerja.


Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

8 Maret 2022

Ilustrasi wanita pakai masker sambil bekerja. Freepik.com
Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

Potensi peradangan semakin besar apabila seseorang memiliki kulit sensitif dan menggunakan masker dalam waktu yang lama.


Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

30 Desember 2021

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan jantung. Shutterstock
Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

Penyakit pembuluh darah adalah gangguan yang mempengaruhi sistem peredaran darah dari dan ke organ tubuh.


Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

20 Desember 2021

Ilustrasi Generasi Milenial. all-souzoku.com
Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

Banyak masyarakat bersikap skeptis terkait bahaya pandemi Covid-19. Untuk tangani hal itu, Daewoong ajak anak muda galakkan info kesehatan


Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

18 November 2021

Ilustrasi Asam Lambung.(TEMPO/Gunawan Wicaksono)
Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

Beberapa hal yang yang harus diperhatikan penderita gangguan asam lambung adalah posisi tidur dan diet.


Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

13 November 2021

Ilustrasi pria sakit demam. shutterstock.com
Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

Indonesia masih endemi demam tifoid atau dikenal dengan sebutan penyakit tipus atau tipes.


Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

11 November 2021

Ilustrasi wanita berjalan kaki. Freepik.com/Katemangostar
Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan.


Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

30 Oktober 2021

Ilustrasi hidung. shutterstock.com
Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Salah satu cara mencegah Covid-19 adalah dengan menyemprotkan cairan khusus ke hidung. Apa kandungan dalam cairan itu dan bagaimana cara kerjanya?


5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

24 Oktober 2021

ilustrasi sakit kepala (pixabay.com)
5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang dominan terjadi selama pandemi Covid-19 adalah kelelahan dan kurang tidur.