Caleg DPR untuk Cianjur Mulai Jualan Kecap

Caleg DPR untuk Cianjur Mulai Jualan Kecap

Sejumlah caleg memperhatikan daftar caleg di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta(29/9). KPU telah mengeluarkan namanama calon sementara (DCS) DPR RI untuk pemilu mendatang. FOTO ANTARA

TEMPO.CO, Cianjur-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cianjur Gatot Subroto mendaftar jadi calon legislatif DPR RI dari Partai Demokrat untuk daerah pemilihan (dapil) Jabar 3 Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor. Gatot harus bersaing dengan nama-nama tenar seperti Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifudin Hasan.

Menurut Gatot, dia siap bersaing karena memiliki basis pemilih yang pasti. Selain itu, di pusat selama ini jarang ada anggota DPR RI asal dapil Cianjur yang peduli dengan pembangunan di Kabupaten Cianjur. "Niat saya untuk lebih memperhatikan perkembangan dan kesejahteraan warga Cianjur. Sebab, selama ini anggota DPR RI asal Cianjur tidak ada yang serius memperhatikan warga di daerah pemilihannya (Cianjur), " ujar Gatot di Cianjur, Jumat 19 April 2013.

Pernyataan Gatot dibantah Erik Satria Wardhana, Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang juga akan mencalonkan kembali. Politisi Partai Hanura yang menjadi anggota DPR RI dari Jabar 3 ini mengaku selalu turun ke Cianjur untuk membantu warga. "Silakan tanya, saya selama ini selalu memperhatikan warga Cianjur. Bohong jika tidak ada anggota DPR RI yang tidak peduli," kata Erik.

Menurut Erik, untuk menampung aspirasi warga Cianjur, dia membentuk komunitas bernama Bumi Sawargi. "Fungsinya untuk menyalurkan aspirasi warga dan menampung keinginan membangun Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Lain lagi dengan Unang Margana. Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Cianjur ini memilih mendaftar sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah RI untuk Provinsi Jawa Barat. Dia malah sudah mendaftarkan diri ke KPU Jawa Barat dengan membawa 7.500 bukti dukungan, Rabu 17 April 2013 lalu. Pendaftaran Unang diiringi prosesi kesenian Sunda.

"Saya memilih daftar DPD RI sebagai rasa tanggung jawab terhadap pendidikan politik bagi rakyat. Selama 10 tahun menjadi penyelenggara pemilu (anggota KPU), saya ingin berbagi pengalaman," kata Unang.

DEDEN ABDUL AZIZ

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
coba datang ke cianjur.... jangan di kota cianjurnya, tapi di daerah kecamatan.... pasti mana mau anggota dewan lewat jalan raya kecamatan seperti habis kena hujan meteor...... mana anggota dewan yang kami pilih dulu....!
0
0
kenyataan dan kerja sama lebih di hargai dari pada berdebat...smoga setelah jadi nanti tidak berebut proyek
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X