Calon Kapolri Rekening Gendut? PPATK Turun Tangan

Calon Kapolri Rekening Gendut? PPATK Turun Tangan

Ketua Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI), Agus Santoso. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) siap membantu Komisi Kepolisian Nasional untuk melacak rekam jejak keuangan calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Namun PPATK minta diberikan waktu yang cukup agar bisa memberikan data secara komprehensif.

"Kemarin Kompolnas sudah datang dan kami sudah berbicara mengenai hal ini," kata Wakil Ketua PPATK Agus Santoso saat dihubungi, Jumat, 19 April 2013. Agus menjelaskan, selama ini pemberian data mengenai rekam jejak transaksi keuangan pejabat negara sebenarnya hal yang lumrah. Soalnya, sudah ada edaran dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengenai hal ini. "Kami juga berikan data keuangan calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan calon Hakim Agung," kata dia.

Agus menjelaskan, sejauh belum ada hal mendalam yang dibahas bersama Komisi Kepolisian Nasional. Menurut dia, pembicaraan mereka baru sebatas pemberitahuan mengenai permintaan ini. Sejauh ini, kata dia, belum ada nama-nama yang diserahkan oleh Komisi Kepolisian. Namun dia meminta, PPATK diberikan waktu memadai untuk menelusuri rekam jejak calon Kapolri. "Jangan diberikan waktu selama tiga hari saja," kata Agus.

Sebelumnya, Komisi Kepolisian Nasional mengaku akan menggandeng tiga institusi dalam membuat rekam jejak kandidat Kapolri pengganti Jenderal Timur Pradopo. Tiga institusi itu adalah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Komisi Nasional dan Hak Asasi Manusia, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

WAYAN AGUS PURNOMO


Topik Terhangat:
Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Kasus Cebongan

Baca juga:
EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

Sunah Rasul Hakim Setyabudi dan Gratifikasi Seks

Sopir Hakim Setyabudi Tak Tahu Suap Seks Bosnya

@SBYudhoyono Follow Artis-artis Ini

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
1
0
Kok baru tau ,....sdh rahasia publik
0
0
gak ada yg brani bongkar, ngapaindi upload berita lebay
0
9
Bukan hanya calon Kapolri saja bung Agus Santoso ... coba buka dugaan 'rekening gendut' seluruh oknum Polri yang bertugas pada simpul-simpul 'gratifikasi' seperti 'intelkam, reserse, lantas, pengadaan barang/jasa dan pengadaan personil' mulai dari tingkat Baur sampai tingkat Asisten, Kakor dan Kabadan, serta oknum Polri yang bertugas selaku 'kepala satuan' mulai dari Kapolsek sampai dengan Kapolri termasuk para wakil-wakilnya ...
0
7
KALAU PAK sUTARMAN JADFI KAPOLRI, APA TIDAK MALU SUDAH MAKI-MAKI KPK. KALAU BERBUDAYA YA TENTU MALU DONG!
Wajib Baca!
X