indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Ini Dia Profil Teroris Bandung

Ini Dia Profil Teroris Bandung

Sejumlah tim medis dari kepolisian berusaha menembus kerumunan massa sambil membawa kantung jenazah berisi tubuh tersangka teroris yang tewas dalam penyerbuan Densus 88 di Kampung Baru Rengat Hilir, Bandung, Rabu (8/5). Ketiga jenazah kemudian dibawa mobil jenazah RS Bhayangkara Sartikan Asih Bandung. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

TEMPO.CO, Bandung - Tersangka teroris, Budi Syarif, mengaku bernama Angga kepada tetangga sesama pengontrak rumah milik Haji Anda di RT 02 RW 08 Kampung Batu Rengat, Cigondewah Hilir, Kabupaten Bandung. Begitu pun tersangka Maksum.

"Kalau Maksum itu, yang ditangkap di Cipacing rumah mertuanya, mengaku namanya Dadan," ujar Yudi, 31 tahun, tetangga kontrakan para teroris, saat ditemui di Batu Rengat, Kamis, 9 Mei 2013. "Saya tahu itu Maksum setelah ditunjukkan foto sama aparat."

Dibanding Angga, kata Yudi, Maksum sedikitnya datang sekali seminggu ke kontrakan para tersangka. "Di antara teman-temannya, dia yang paling fasih bahasa Sunda. Dia mengaku pedagang jaket dan konfeksi lainnya," kata dia.

Maksum, sekitar 30-an tahun dengan tinggi sekitar 160 sentimeter, merupakan orang yang ramah. "Enggak kelihatan teroris-lah. Suatu hari ketika datang berkunjung, dia juga pernah memberi oleh-oleh buah jeruk kepada kami dan pengontrak lainnya, Mas Gofar, yang dagang martabak imut," kata Yudi.

Adapun Angga, Yudi menduga, berasal dari Jawa Tengah. Pria sekitar 30-an tahun itu adalah orang yang dicatat sebagai pengontrak rumah kepada pemilik kontrakan. "Dia bicara bahasa Sundanya kurang. Kalau saya lihat Angga sepertinya yang disegani teman-temannya. Angga ngaku-nya bukan usaha konfeksi, tapi bisnis online barang apa saja katanya, termasuk alat elektronik," tutur Yudi.

Hingga pagi ini, polisi masih menjaga ketat area sekitar rumah atau kamar kontrakan para teroris. Selain polisi, tak seorang pun diizinkan masuk ke area yang dibatasi garis polisi. Bahkan keluarga pemilik rumah dan pengontrak kamar, seperti Yudi, pun dilarang masuk. Puluhan warga juga masih meriung di luar garis polisi.

ERICK P. HARDI

Berita Terpopuler Lainnya:
Detik-detik Polisi Lumpuhkan Teroris Bandung

Tersangka teroris yang masih hidup itu berembunyi di bak air
Densus 88 Baku Tembak dengan Terduga Teroris

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X