Tornado Hancurkan Oklahoma, 1 Tewas

Tornado Hancurkan Oklahoma, 1 Tewas

Mitch Dobrowner seorang fotografer asal New York mengabadikan suatu momen yang mengerikan dalam berbentuk foto yaitu sebuah Angin Tornado yang menghantam daerah di Regan, North Dakota, Amerika Serikat pada tahun 2011. telegraph.co.uk

TEMPO.CO, Oklahoma - Sedikitnya satu orang dilaporkan tewas dan 21 lainnya luka-luka menyusul gempuran badai tornado di negara bagian Amerika Serikat, Oklahoma, Kansas, dan Iowa, Ahad petang waktu setempat, 19 Mei 2013.

Menurut media lokal, kerusakan paling parah akibat hantaman tornado terjadi di dekat Kota Shawnee, sekitar 55 kilometer dari Kota Oklahoma. "Sebuah rumah mobil dibikin rata dengan tanah," lapor media.

Anggota perwakilan negara bagian Oklahoma, Justin Wood, membenarkan gempuran badai tornado kepada Fox News, Ahad petang, 19 Mei 2013, yang memakan korban satu orang tewas. "Mayat seorang pria berusia 79 tahun ditemukan di lapangan terbuka," kata otoritas setempat kepada Associated Press.

Angin puyuh ini dilaporkan juga terjadi di empat negara bagian lainnya yakni di Iowa, Minnesota, Kansas, dan Illinois. Badan Cuaca Nasional (NWS) mengeluarkan peringatan bahwa gerak tornado membahayakan sedang mendekati Kota Wichita, Kansas. "Masyarakat diminta segera meninggalkan Oklahoma," tulis media.

Di Oklahoma, stasiun televisi lokal melaporkan, tornado menghantam sebuah truk trailer yang diparkir di Highway 102 dekat Shawnee.

Reporter Fox25 di Shawnee mengatakan, pepohonan tumbang dan puluhan rumah hancur. "Jaringan listrik padam dan tiang-tiang listrik bergeletakan di jalanan," lapor Fox25.

Salah seorang warga setempat, Amber Ash, mengatakan, rumahnya dihantam tornado saat dia berada di tempat penampungan korban tornado. "Usai badai lewat, kami keluar dan menyaksikan kerusakan di mana-mana. Semuanya hancur berantakan," ujar Ash.

Kota Edmond paling serius mengalami kerusakan, namun tak ada laporan korban luka di kota ini. Kini, lapor televisi lokal, warga yang terdampak badai harus meninggalkan kediamannya tanpa aliran listrik.

Gubernur Mary Fallin mengatakan negara (bagian) dinyatakan dalam keadaan darurat untuk 16 kota guna mengatasi hal-hal buruk yang terjadi di Oklahoma. "Mulai sekarang, kami bekerja keras melakukan penyelamatan dan pemulihan," kata Fallin. Dia melanjutkan, "Kami tidak akan pergi sebelum semuanya beres."

BBC | FOX NEWS | CHOIRUL


Terpopuler
Dengar Pengakuan Maharani, Perasaan Sefti Hancur

Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf

Ilham Arief Serahkan Rp 7 Miliar ke Fathanah

Cerita Sopir Fathanah Soal Paket Duit ke Luthfi

Bisnis Labora Sitorus Dimulai dari Miras Cap Tikus




Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X