indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Wartawan Jadi Korban Bentrok Karaoke Venus

Wartawan Jadi Korban Bentrok Karaoke Venus

ifex.org

TEMPO.CO, Tangerang -- Dua jurnalis yang meliput keributan dua kelompok yang bertikai di Karaoke Venus, kompleks rumah toko Tangcity Mall di jalan bypass Sudirman, Cikokol, Senin malam, 27 Mei 2013, menjadi korban.

Keduanya adalah Aimar Rani, kontributor televisi MNC Grup, dan Eky Fajrin, juru foto Satelit News (Jawa Pos Grup). "Kami sudah melapor ke Polres Metropolitan Tangerang," kata Aimar kepada Tempo, Selasa, 28 Mei 2013.

Aimar menceritakan kronologi aksi kekerasan yang dialaminya. Sekitar pukul 18.00, dua kelompok massa bubar setelah saling kejar di Jalan M.H. Thamrin dan bypass Sudirman. Setelah itu, kelompok Kupang masuk kawasan Tangcity Mall.

"Saat mereka jalan sambil teriak-teriak, saya roll gambar. Satu orang anggota mereka menyerang saya. Dia menendang. Beruntung saya sempat melihat, jadi tidak kena badan, namun kamera saya kena tendangan," kata Aimar.

Kejadian tak cukup sampai di situ. Seseorang yang membawa golok panjang dan balok kayu, kata Aimar, hendak menyerangnya. "Saya bilang saja, 'Bang kita teman', akhirnya teman-temannya melerai," kata Aimar.

Karena kesal dilerai, Eky yang berada di samping kanan Aimar jadi sasaran berikut. Dia kena tendangan dari orang yang juga menendang Aimar. Sejumlah anggota preman lainnya kemudian minta teman-teman media minggir.

Sementara Eky mengatakan, dia sempat menenangkan massa yang emosi dan beringas karena satu di antara mereka hendak menyerang Aimar. "Mereka mengacungkan golok dan balok, tapi polisi, kok, diam saja tak melerai," kata Eky.

Kapolres Metropolitan Tangerang, Komisaris Besar Wahyu Widada, hingga Selasa, 28 Mei 2013, belum bisa memberi keterangan karena sedang rapat.

Diduga rebutan "lahan" di Karaoke Venus kawasan rumah toko Tangcity Mall di jalan bypass Sudirman, Cikokol, menyebabkan kelompok Kupang dan Ambon saling serang. Keributan pecah pada Senin, 27 Mei 2013, selepas magrib.

Berdasarkan informasi yang diterima Tempo, kericuhan yang melibatkan puluhan orang itu terjadi akibat dibacoknya salah seorang asal Kupang, belakangan diketahui bernama Syafril.

Korban disebutkan menderita luka robek di pelipis kanan akibat sabetan parang dari kelompok Ambon.

Setelah menyabet Safril, kelompok Ambon lari. Namun, tak berselang lama, kelompok Kupang menyisir lokasi kejadian. Bahkan massa juga berkeliling ke sejumlah tempat usaha di luar kompleks Tangcity.

Tim satuan pengendalian massa dari Polres Metropolitan Tangerang pun diterjunkan ke lokasi dengan membawa gas air mata dan senjata lengkap untuk mengantisipasi keributan lebih meluas.

AYU CIPTA

Terhangat:
Darin Mumtazah & Luthfi
| Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha


Baca juga:
Anis Matta Disebut Terima Miliaran Rupiah

Dapatkan Agen, Joe Taslim Kalahkan Ribuan Aktor

Joe Taslim Dapat Bonus, Fast Furious Box Office

Interpelasi soal KJS, Jokowi: Bukan Masalah!

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Pendatang koq sok jagoan, kenapa polisi dia aja, apa perlu minta bantuan kopassus lagi tuk berantas preman
0
0
Kopassus mana Kopassus? :D
Wajib Baca!
X