Jakarta Kembali Gelar Lomba Lari 10 Kilometer

Jakarta Kembali Gelar Lomba Lari 10 Kilometer

Agus Prayogo (kanan) dan Jauhari Johan. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Jakarta kembali menggelar lomba lari 10 Kilometer atau biasa disebut Jakarta International 10-K. Lomba yang digelar dalam rangka memperingati hari Jakarta ke-486 ini akan melibatkan sejumlah atlet internasional dan nasional.

"Ada 14 atlet internasional yang bakal mengikuti Jakarta 10-K," ucap Barmawi Chaidir Kepala Bidang Luar Negeri Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, di Jakarta, Kamis 30 Mei 2013. Di antara ke-14 atlet internasional tersebut, kata Chaidir, berasal dari Ukraina sebanyak dua atlet, Jerman satu atlet, dan Kenya enam atlet.

Sementara untuk atlet nasional, ucap Chaidir, sebanyak 20 orang putra dan putri bakal ikut terlibat. Menurut dia, atlet-atlet tersebut merupakan yang terbaik. "Jauhari Johan yang merupakan juara bertahan akan ikut," ucapnya. Ia menambahkan, lomba 10-K juga dijadikan sebagai ajang uji coba di dalam negeri bagi atlet Pelatnas.

Lomba lari 10-K merupakan ajang tahunan yang terdiri dari empat kategori, yaitu elit internasional, elit nasional, pelajar, dan umum. Para pelari akan menempuh rute Silang Monas, Jalan MH Thamrin, Jenderal Soedirman kemudian kembali ke Silang Monas pada Ahad, 23 Juni 2013.

Tahun lalu pemenang lomba lari 10-K didominasi oleh pelari asal Kenya untuk kategori elit Internasional, baik di sektor putra yang dimenangkan oleh Silas Kipruto dan putri, Philes Ongori. Sementara kategoti elit nasional Jauhari Johan menjadi juara pertama di nomor putra dan di nomor putri Triyaningsih berhasil finis pertama.

Lebih lanjut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Ratiyono, menargetkan jumlah peserta yang mengikuti lomba lari 10-K pada tahun ini mencapai 35 ribu dari sebelumnya sebanyak 32 ribu. "Hadiahnya pun kami naikkan menjadi 6.000 dollar Amerika Serikat untuk pemenang elit internasional dengan total hadiah Rp 900 juta," kata dia.

Ratiyono menambahkan, selain diikuti oleh atlet internasional, sejumlah atlet lari yang berasal dari sister city Jakarta akan datang meramaikan. Mereka berasal dari Vietnam, Cina, dan Jepang.

ADITYA BUDIMAN


Topik Terhangat:
Tarif Baru KRL
| Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah


Berita Terpopuler:
Jadi Tersangka, Farhat Abbas Dicoret sebagai Caleg
Jokowi Berpeluang Jadi Calon Presiden dari PDIP

Dokter: 'Burung' Muhyi Tak Bisa Disambung Lagi

Bertemu Ganjar, Bibit Teringat Pesan Mega

Cara KPK Sindir Darin Mumtazah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X