Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bupati Pamekasan Ancam Gugat Madura United

image-gnews
Manager Persepam Madura United (P-MU) Achsanul Qosasih (memegang tropi) bersuka cita bersama sejumlah pemain dan suporter
Manager Persepam Madura United (P-MU) Achsanul Qosasih (memegang tropi) bersuka cita bersama sejumlah pemain dan suporter "Taretan Dhibi'" saat menyambut kedatangan kesebelasan P-MU dari Manahan Solo, di Pamekasan, Jatim, Senin (9/7). ANTARA/Saiful Bahri
Iklan

TEMPO.CO, Pamekasan - Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Achmat Syafi'i mengancam akan menggugat manajemen PT Persepam Madura United bila kata "Persepam" dihapus dari nama klub peserta Liga Super Indonesia tersebut. Bupati geram setelah dalam beberapa tayangan pertandingan live di televisi, nama Persepam dihilangkan sehingga hanya menyiskan Madura United.

"Kalau benar nama itu sengaja dihilangkan, akan kami gugat. Saya orang pertama paling sakit hati," kata Syafi'i, Senin, 30 Desember 2013 di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pamekasan.

Menurut mantan anggota DPR ini, Persepam Madura United (PMU) bukanlah klub sepak bola yang turun begitu saja dari langit. Syafi'i ingat betul  pada 2002 saat dirinya menjabat Ketua PSSI Pamekasan, betapa kondisi klub tersebut hancur lebur.

Lalu, kata dia, bersama pengurus lainnya, Syafi'i bertekad menghidupkan Persepam dengan menggelar kompetisi lokal untuk mencari bibit-bibit pemain. "Akhirnya Persepam masuk Divisi III, II, I, Divisi utama hingga lolos ke Liga Super," kata dia.

Karena itu, Syafi'i meminta agar tidak ada pemisahan antara Persepam dan Madura United. Sebab, cikal bakal Madura United adalah Persepam atau Persatuan Sepak Bola Pamekasan. "Jangan hilangkan sejarah sepak bola Pamekasan," kata Syafi'i dengan nada tinggi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Syafi'i menambahkan, ketika Persepam lolos ke Liga Super,pengurus sepakat bahwa namanya ditambahi Madura United dengan tujuan agar lebih menjual dan mudah dikenali masyarakat Madura. "Jangan ada dikotomi, PMU itu ya Persepam," katanya.

Menurut pantauan Tempo, selain dalam siaran televisi, nama Persepam juga tidak dicantumkan dalam baliho-baliho besar yang dipajang manajer klub, Achsanul Qosasi, di berbagai ruas jalan di Madura. Achsanul adalah legislator Partai Demokrat yang akan maju lagi menjadi calon anggota DPR.

MUSTHOFA BISRI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Merugi Bersama Pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia

7 April 2023

Sejumlah pemuda menyalakan lilin dan membentangkan poster saat menggelar
Merugi Bersama Pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia

Berbagai sektor kehilangan peluang meraup cuan karena batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia. Potensi uang yang hilang diperkirakan Rp 150 triliun.


Berdirinya PSSI Bermula Semangat Menentang Kolonial Belanda

17 Februari 2023

Logo PSSI.
Berdirinya PSSI Bermula Semangat Menentang Kolonial Belanda

PSSI terbentuk di Yogyakarta pada 19 April 1930


Ketum PSSI Iwan Bule Menjawab Soal Desakan Mundur dalam Tragedi Kanjuruhan

14 Oktober 2022

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (tengah) didampingi Wakil Ketua Iwan Budianto (kanan) dan Sekjen Yunus Nusi tiba untuk dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis 13 Oktober 2022. Komnas HAM meminta keterangan PSSI dan pihak penyelenggara siaran pertandingan Arema melawan Persebaya 1 Oktober 2022 untuk proses pemantauan dan penyelidikan atas kasus tragedi kemanusiaan Stadion Kanjuruhan Malang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ketum PSSI Iwan Bule Menjawab Soal Desakan Mundur dalam Tragedi Kanjuruhan

Jawaban Ketum PSSI Iwan Bule Soal Desakan Mundur, Sanksi FIFA, dan Temuan Soal Tragedi Kanjuruhan


Kongres PSSI Digelar Sabtu Ini 29 Mei, Bahas Dua Agenda Utama

29 Mei 2021

Logo PSSI. (pssi.org)
Kongres PSSI Digelar Sabtu Ini 29 Mei, Bahas Dua Agenda Utama

Kongres biasa PSSI digelar di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu, 29 Mei 2021, mulai pukul 14.00 WIB.


HUT ke-91 PSSI dan Karangan Bunga di Patung Soeratin Sosrosugondo

19 April 2021

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan disela pelaksanaan Piala Menpora mengunjungi Balai Persis meletakan karangan bunga HUT Ke-91 PSSI, di tugu Soeratin di Balai Persis Solo, Senin (19/4/2021) (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
HUT ke-91 PSSI dan Karangan Bunga di Patung Soeratin Sosrosugondo

PSSI menghormati sejarah perjalanan perkembangan federasi persepakbolaan Indonesia dengan meletakkan karangan bunga di patung Soeratin.


Begini Jejak kontroversial Nurdin Halid di Kancah Sepak Bola Nasional

11 Februari 2021

Nurdin Halid. TEMPO/Subekti
Begini Jejak kontroversial Nurdin Halid di Kancah Sepak Bola Nasional

Nurdin Halid mendapat gelar Doctor Honoris Causa Unnes. Begini jejaknya yang kontroversial di sepak bola nasional.


PSSI Gelar Rapat Exco Rabu, Putuskan Nasib Kompetisi Liga 1 dan Liga 2

19 Januari 2021

Logo PSSI. (pssi.org)
PSSI Gelar Rapat Exco Rabu, Putuskan Nasib Kompetisi Liga 1 dan Liga 2

PSSI akan membahas dua agenda, termasuk nasib kompetisi, dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) yang digelar secara virutal pada Rabu.


PSSI Akan Gelar Kongres Tahunan Pada 27 Februari 2021

26 Desember 2020

Logo PSSI. (pssi.org)
PSSI Akan Gelar Kongres Tahunan Pada 27 Februari 2021

PSSI dijadwalkan akan menggelar kongres tahunan pada 27 Februari 2021 yang akan dilakukan secara virtual.


Divonis Bersalah, Ini Rangkaian Perbuatan Joko Driyono

23 Juli 2019

Terdakwa kasus dugaan penghilangan barang bukti pengaturan skor, Joko Driyono dikawal saat meninggalkan ruang sidang setelah menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
Divonis Bersalah, Ini Rangkaian Perbuatan Joko Driyono

Joko Driyono dihukum 1,5 tahun penjara atas perbuatannya dalam kasus perusakan barang bukti pengaturan skor Liga Indonesia.


Hakim Sidang Joko Driyono: Perkara Sederhana, Hanya Saja ...

2 Juli 2019

Terdakwa Joko Driyono dikawal saat bersiap mengikuti sidang lanjutan kasus dugaan penghilangan barang bukti pengaturan skor di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019. Dalam perkara ini Joko Driyono didakwa telah melakukan kejahatan dengan maksud menutupi atau menghalangi, atau mempersulit penyidikan.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Hakim Sidang Joko Driyono: Perkara Sederhana, Hanya Saja ...

Jaksa penuntut umum meminta waktu tiga hari lagi untuk menyelesaikan berkas tuntutan untuk Joko Driyono.