Bus Tingkat Wisata Akan Ditambah Jadi 20 Unit

Bus Tingkat Wisata Akan Ditambah Jadi 20 Unit

Bus Tingkat saat diturunkan dari kapal Box Voyager yang baru saja bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (14/1). Pada tahun ini Pemrov DKI Jakarta menargetkan untuk mendatangkan total 25 unit bus tingkat. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman mengatakan bahwa lima buah bus tingkat wisata masih kurang untuk ukuran wilayah Jakarta. Ia berkata bahwa idealnya Jakarta memiliki puluhan bus tingkat wisata.

"Kalau bisa ada 20 armada. Ke depannya akan saya usulkan," ujar Arie saat dijumpai di Terminal 1 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 14 Januari 2014.

Arie menjelaskan, jumlah bus yang terlalu sedikit akan membuat rentang kedatangan antar bus menjadi terlalu jauh. Ia memperkirakan jarak antar bus bisa belasan hingga puluhan menit, walaupun tidak sampai satu jam.

Arie mengatakan rentang kedatangan bus yang terlalu jauh tak ideal untuk bus wisata. Alasannya, bus wisata harus bisa melayani jumlah wisatawan yang jumlahnya banyak dan terus bertambah.

"Karena itu, akan saya usahakan ada bus tingkat baru lagi tahun ini. Targetnya tambah 20-lah, "ujarnya.

Untuk bus tingkat tambahan nanti, kata Arie, dirinya akan mengupayakan pengadaan tanpa APBD. Ia mengaku akan mencoba menjalin kerja sama dengan perusahaan swasta untuk pengadaan itu.

"Nanti diusulkan ada CSR sehingga bisa menambah bus lagi," ujarnya. Ia menambahkan biaya perawatan bus juga akan diupayakan dari CSR.

Bus tingkat produksi perusahaan asal Australia BCI itu tiba di Jakarta kemarin malam, pukul 22.00. Bus itu rencananya akan dioperasikan akhir bulan ini. Alasannya, bus itu harus lebih dulu melewati sejumlah tes dan uji coba di Kementerian Perhubungan.

ISTMAN MP

Berita Lain:
Yayan Besok Disidang Atas Tuduhan Penganiayaan
Pengungsi Banjir Kedoya Selatan Mencapai 5000 Jiwa
Menyerang Polisi, Pencuri 100 Kali Ditembak Mati

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X