Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pilkada Surabaya Terancam, Risma dan Pesaingnya Gugat KPU

image-gnews
Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana menyerahkan berkas persyaratan administrasi pendaftaran calon walikota dan wakil walikota di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, 26 Juli 2015. Pencalonan Rsima-Wisnu diusung oleh partai PDI Perjuangan. FULLY SYAFI
Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana menyerahkan berkas persyaratan administrasi pendaftaran calon walikota dan wakil walikota di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, 26 Juli 2015. Pencalonan Rsima-Wisnu diusung oleh partai PDI Perjuangan. FULLY SYAFI
Iklan

TEMPO.CO, Surabaya - Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Surabaya yang mencoret pencalonan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror  menuai gugatan baik dari kubu Tri Rismaharini maupun kubu pesaingnnya.

Kubu Risma menggugat KPU Surabaya ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP), sedangkan kubu Rasiyo-Dhimam melayangkan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu dan KPU pusat, Selasa, 1 September 2015.

Wakil Ketua PDI Perjuangan Kota Surabaya Didik Prasetiyono mengatakan  telah menerima surat tanda terima pengaduan dari DKPP bernomor 97/I-P/L-DKPP/2015. "Berkas gugatan dinyatakan sudah lengkap,” kata Didik.

Menurut Didik inti dari pengaduan  ke DKPP adalah indikasi pelanggaran Peraturan Bersama KPU, Bawaslu, dan DKPP, nomor 13-11-1 Tahun 2012 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu pasal 3, 5, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 15 dan 16 oleh KPU dan Panwaslu Surabaya.

Didik mengaku telah mengajukan tujuh alat bukti permulaan atas dugaan pelanggaran kode etik tersebut. "Tujuh bukti yang kita ajukan (P-1 hingga P-7) terdiri dari surat, rekaman suara, dan berita media," kata dia.

Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan melalui Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, ujar Didik, juga mendukung langkah gugatan itu. Alasannya, PDI Perjuangan menilai ada indikasi  kuat dari pihak-pihak yang ingin mengambil alih Surabaya dengan cara menggagalkan pilkada. "Makanya PDIP mengingatkan penyelenggara pilkada agar benar-benar serius melaksanakan tertib aturan," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di lain pihak Pelaksana tugas Ketua Partai Demokrat Surabaya, Hartoyo, menuturkan juga telah menggugat KPU Surabaya ke Bawaslu dan KPU pusat. Hartoyo menganggap Rasiyo-Dhimam  telah memenuhi syarat pencalonan, meskipun secara administrasi masih ada yang perlu diperbaiki. “Tapi secara substansi pasangan Rasiyo-Dhimam tidak ada masalah,” ujarnya.

Rasiyo-Dhimam  dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU Surabaya dengan alasan belum melengkapi beberapa berkas. KPU Surabaya menilai rekomendasi Partai Amanat Nasional antara yang discan dengan versi surat tidak sama.

Komisioner KPU Surabaya Bidang Hukum, Pengawasan dan Sumber Daya Manusia, Purnomo, mempersilakan pihak-pihak yang tak puas menempuh upaya hukum. "Silakan saja menggugat, yang jelas kami mengambil keputusan sesuai aturan," kata dia.

MOHAMMAD SYARRAFAH

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Termasuk Nama Potensial di Pilkada Jakarta, Mengapa Anies Baswedan Belum Terpikir Maju?

5 hari lalu

Calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan, menyambangi rumah dinas pasangannya dalam kontestasi pilpres 2024, Muhaimin Iskandar, di Jl. Widya Chandra IV No. 23, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 20 April 2024. Anies bersama keluarganya tiba di rumah dinas Cak Imin pukul 14.46 WIB. TEMPO/Defara
Termasuk Nama Potensial di Pilkada Jakarta, Mengapa Anies Baswedan Belum Terpikir Maju?

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan enggan menanggapi pertanyaan wartawan apakah akan maju lagi pada Pemilikan Kepala Daerah DKI Jakarta.


Pengamat Klaim 3 Tokoh Ini Punya Modal Popularitas untuk Maju Pilkada Jakarta

5 hari lalu

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo di Jakarta, Jumat 12 Mei 2023. ANTARA/Fath Putra Mulya
Pengamat Klaim 3 Tokoh Ini Punya Modal Popularitas untuk Maju Pilkada Jakarta

Pengamat Politik Karyono menyebut ada tiga tokoh yang memiliki modal popularitas untuk maju Pilkada Jakarta. Siapa saja?


Pengamat Sebut Tri Rismaharini Menjanjikan untuk Maju Pilkada Jakarta

6 hari lalu

Menteri  Sosial Tri Rismaharini  menjadi pembicara pembuka hari kedua Forum Infrastruktur Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD)di Paris Prancis, Rabu  pagi, 10 April 2024. (Sumber: Istimewa)
Pengamat Sebut Tri Rismaharini Menjanjikan untuk Maju Pilkada Jakarta

Menurut sejumlah pengamat politik, Menteri Sosial Tri Rismaharini memiliki nama besar di Jakarta.


Risma Dikabarkan Maju di Pilkada Jakarta, Begini Respons PDIP

9 hari lalu

Menteri  Sosial Tri Rismaharini  menjadi pembicara pembuka hari kedua Forum Infrastruktur Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD)di Paris Prancis, Rabu  pagi, 10 April 2024. (Sumber: Istimewa)
Risma Dikabarkan Maju di Pilkada Jakarta, Begini Respons PDIP

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful merespons kabar jika Tri Rismaharini atau Risma maju di Pilkada Jakarta 2024.


PDIP Masih Menjaring Nama untuk Pilkada Jakarta 2024: Banyak Tokoh Potensial

9 hari lalu

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat saat ditemui usai debat Capres 2024 di Istora Senayan, Minggu, 7 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
PDIP Masih Menjaring Nama untuk Pilkada Jakarta 2024: Banyak Tokoh Potensial

Untuk Pilkada Jakarta 2024, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful mengatakan partainya saat ini masih menjaring nama.


Mensos Risma dan Dubes Mohamad Oemar Berlebaran di KBRI Paris

11 hari lalu

Menteri Sosial Tri Rismaharini didampingi Dubes RI di Paris Mohamad Oemar beserta Isteri, berfoto bersama Anak-Anak Muda Indonesia  dalam silaturahmi Lebaran di KBRI Paris, Perancis, Kamis (11/4).
Mensos Risma dan Dubes Mohamad Oemar Berlebaran di KBRI Paris

Lebaran di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris tahun ini dihadiri sedikitnya 150 orang Diaspora dan Warga Bangsa yang kuliah maupun bekerja dan tinggal di sekitaran Perancis.


Faisal Basri Blak-blakan Kritik 3 Menteri Jokowi di Sidang Sengketa Pilpres: Mereka Hanya Baca Pidato Kenegaraan

11 hari lalu

Ekonom Faisal Basri dalam diskusi Ngobrol @Tempo bertajuk
Faisal Basri Blak-blakan Kritik 3 Menteri Jokowi di Sidang Sengketa Pilpres: Mereka Hanya Baca Pidato Kenegaraan

Faisal Basri menanggapi kesaksian empat menteri Presiden Jokowi dalam sidang sengketa Pilpres 2024. Tiga di antaranya disebut hanya membaca pidato.


Mensos Jelaskan Program Pena kepada Direktur OECD

12 hari lalu

Mensos Jelaskan Program Pena kepada Direktur OECD

Direktur OECD membuka peluang program Pena dapat menjadi contoh untuk negara anggota lainnya.


Mensos Risma Dapat Apresiasi dari Direktur Tata Kelola Public OECD

14 hari lalu

Mensos Risma Dapat Apresiasi dari Direktur Tata Kelola Public OECD

Menteri Sosial Tri Rismaharini menjadi pembicara pembuka hari kedua Forum Infrastruktur Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) di Paris, Perancis, Rabu, 10 April 2024.


Risma Bicara Pengalaman RI Tangani Bencana, Ini Respons Direktur OECD

14 hari lalu

Menteri  Sosial Tri Rismaharini  menjadi pembicara pembuka hari kedua Forum Infrastruktur Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD)di Paris Perancis 10 April 2024. Istimewa
Risma Bicara Pengalaman RI Tangani Bencana, Ini Respons Direktur OECD

Direktur Tata Kelola Publik OECD Elsa Pilichowski menanggapi pemaparan Mensos Risma soal penanganan bencana di Indonesia.