Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
TEMPO.CO, Jakarta - Banjir setinggi 25 sentimeter sempat melumpuhkan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan arah ke Semanggi hingga Sabtu petang. Akibatnya, kendaraan masih tak diperbolehkan melintas oleh polisi karena rawan terjadi mogok.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
"Arus lalu lintas dari arah Mampang dan flyover Tegal Parang masih kami tutup karena kondisi air di Jalan Gatot Subroto masih tinggi," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Sabtu, 20 Februari 2021.
Namun Jalan Gatot Subroto kini telah bisa dilewati karena genangan telah surut.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Selain Jalan Gatot Subroto, Jalan Wolter Monginsidi dari mulai pertigaan Jalan Senayan hingga pertigaan Jalan Rasuna Said juga sempat tak bisa dilalui karena banjir. Masyarakat disarankan untuk melintasi jalan lain jika ingin menuju kawasan Pancoran dan Kuningan.
Selain itu, Jalan Sudirman di depan Gedung Sampoerna juga terendam banjir pada sebagian jalan karena luapan anak Kali Ciliwung. Pengendara masih bisa melintasi jalan tersebut dengan menggunakan lajur kanan.
Hujan deras dengan intensitas lebat mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu dini hari hingga pagi. Limpahan air yang datang tersebut sesuai dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) soal cuaca ekstrem yang akan melanda Ibu Kota pada akhir pekan ini.
“Untuk hari ini prediksi kami justru akan terjadi peningkatan intensitas curah hujan. Dapat berkembang menjadi lebat hampir di seluruh wilayah Jabodetabek,” ucap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual siang ini, Sabtu, 20 Februari 2021.
Berdasarkan peta persebaran hujan yang ditayangkan, terlihat pada hari ini hampir seluruh Jabodetabek berwarna kuning yang artinya berpotensi diguyur hujan lebat. Semakin kuning hingga menuju coklat kemerahan, kata Dwikorita, intensitas hujan diprediksi akan semakin deras. “Kalau kemarin itu tidak merata tapi dampaknya sudah seperti itu,” tutur Dwikorita.
Baca juga: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Berintensitas Lebih Tinggi dan Merata Hari Ini
Dampak hujan deras itu tampak sedari Sabtu pagi. Sebanyak 200 RT di DKI Jakarta terendam banjir dengan tinggi bervariasi, teparah di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Banjir melanda kawasan pemukiman padat penduduk itu hingga setinggi 1,6 meter dan membuat warga sempat terseret arus.