Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Bisnis

IHSG Ditutup Menguat ke 6.720,2, Samuel Sekuritas: Level Tertinggi Saat Ini

IHSG menembus level 6.700-an di sesi kedua perdagangan hari ini, Jumat, 19 November 2021.

19 November 2021 | 16.19 WIB

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 19 November 2021. IHSG naik 1,26 persen atau 83,79 poin menjadi 6.720,26 pada akhir perdagangan hari ini. IHSG bahkan sempat mencapai level tertinggi intraday 6.720,98. Tempo/Tony Hartawan
Perbesar
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 19 November 2021. IHSG naik 1,26 persen atau 83,79 poin menjadi 6.720,26 pada akhir perdagangan hari ini. IHSG bahkan sempat mencapai level tertinggi intraday 6.720,98. Tempo/Tony Hartawan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menembus level 6.700-an di sesi kedua perdagangan hari ini, Jumat, 19 November 2021. IHSG menutup sesi di level 6.720,2, atau 1,26 persen lebih tinggi dari angka penutupan kemarin yang berada di level 6.636,4.

"Ini (6.720,2) menjadi level penutupan tertingginya hingga saat ini," kata tim analis Samuel Sekuritas dalam keterangan tertulis.

Baca juga: IHSG Dihantui Sentimen Taper Tantrum the Fed?

Salah satu yang jadi sorotan Samuel Sekuritas adalah saham emiten real estate, PT Karya bersama Anugerah (KBAG) yang menduduki posisi top gainer di akhir sesi perdagangan hari ini. KBAG menutup sesi di titik ARA-nya pada Rp 89 per saham (+34,85 persen) sekaligus memutus tren negatif yang sudah berlangsung sejak 12 November lalu.

Menurut Samuel Sekuritas, kenaikan ini cukup mengejutkan mengingat emiten yang berbasis di Kalimantan ini mencatatkan kinerja yang kurang memuaskan pada kuartal ketiga 2021. Dalam periode tersebut, pendapatan KBAG menurun hingga -32,2 persen dan laba bersih hingga -84,6 persen.

Baca juga: IHSG Menembus Level 4.000

Secara umum, sebanyak 308 saham menguat, 209 saham melemah, dan 174 saham stagnan pada akhir sesi perdagangan hari ini dengan nilai transaksi mencapai Rp14,5 triliun. Angka beli bersih asing sebesar Rp 474,8 miliar di pasar reguler dan di pasar negosiasi tercatat jual bersih asing sebesar Rp 616 miliar.  

Sementara itu, saham dengan nilai net buy asing tertinggi di pasar reguler yaitu TLKM (Rp 456,1 miliar), BBRI (Rp 170,3 miliar) dan UNVR (Rp 62,6 miliar). Lalu saham dengan nilai net sell asing tertinggi di pasar reguler yaitu BBNI (Rp 44,4 miliar), ASII (Rp 38,3 miliar), dan SMGR (Rp 35,6 miliar).

Saham Telkom Indonesia (TLKM) menjadi penyumbang poin terbanyak untuk IHSG hari ini (top leading mover) dan menyumbang 23,99 poin. Lalu disusul BBRI (+13,45 poin) dan UNVR (+6,15 poin). 

Sementara itu, saham Bank Raya Indonesia (sebelumnya BRI Agro) (AGRO) menjadi saham yang mengurangi poin IHSG paling banyak hari ini (top lagging mover) yang mengurangi -2,11 poin. Lalu disusul BRPT (-1,68 poin) dan BNII (-0,94 poin).

Berikutnya, indeks sektor transportasi (IDXTRANS) menjadi indeks sektoral yang menguat paling tinggi di sesi perdagangan hari ini (+3,2 persen) seiring dengan melejitnya sejumlah saham emiten transportasi dan logistik. Di antaranya seperti BPTR (+25 persen), TNCA (+24,7 persen), dan TMAS (+19,5 persen).

Adapun di tempat kedua diisi oleh indeks sektor energi (IDXENERGY) yang menguat (+2,4 persen) dan indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) (+2,0 persen). Hanya dua indeks sektoral yang menutup sesi perdagangan hari ini di zona merah yaitu indeks sektoe kesehatan (IDXHEALTH) yang melemah (-0,1 persen), dan indeks sektor industri (IDXINDUST) (-0,1 persen). 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

Top Gainer:
KBAG (+34,8 persen ke Rp 89 per saham)
PTDU (+34,1 persen ke Rp 228 per saham) 
BPTR (+25 persen ke Rp 280 per saham) 
UFOE (+25 persen ke Rp 1.100 per saham) 
TOBA (+24,8 persen ke Rp 830 per saham) 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini


Top Loser:
YELO  (-6,9 persen ke Rp 216 per saham)
INDO (-6,8 persen ke Rp 176 per saham) 
SDPC (-6.8 persen ke Rp 149 per saham) 
MLIA (-6,7 persen ke Rp 2.200 per saham) 
TFCO (-6,7 persen ke Rp 690 per saham)

Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Fajar Pebrianto

Meliput isu-isu hukum, korupsi, dan kriminal. Lulus dari Universitas Bakrie pada 2017. Sambil memimpin majalah kampus "Basmala", bergabung dengan Tempo sebagai wartawan magang pada 2015. Mengikuti Indo-Pacific Business Journalism and Training Forum 2019 di Thailand.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus