Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Kesehatan

Dokter Kulit Ingatkan Calon Haji Tak Lupa Gunakan Sunscreen dan Pelembap

Calon haji sebaiknya membawa topi lebar, kacamata hingga sunscreen dan moisturizer untuk kulit sensitif dan tidak mengandung parfum

5 Mei 2025 | 20.56 WIB

 Antrean jemaah calon haji kloter pertama embarkasi Palembang,  menuju pesawat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, 3 Mei 2025. Antara/Nova Wahyudi
Perbesar
Antrean jemaah calon haji kloter pertama embarkasi Palembang, menuju pesawat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, 3 Mei 2025. Antara/Nova Wahyudi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Dokter spesialis dermatologi venereologi estetika Fitria Amalia Umar menyampaikan saran untuk para calon haji persiapan dalam menjaga kesehatan kulit saat menghadapi musim panas. Menurutnya, para calon haji sebaiknya membawa produk fotoproteksi seperti topi lebar, kacamata hingga sunscreen dan pelembap yang disarankan untuk kulit sensitif dan tidak mengandung parfum. "Moisturizer dipakai setiap habis mandi dan selesai aktivitas (bisa sesering mungkin sesuai kebutuhan) dan sunscreen dengan mengaplikasikan setiap 2-3 jam, atau setiap akan terpapar sinar matahari," kata Dokter Spesialis Kulit Fitria Amalia Umar pada Senin 5 Mei 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Dokter lulusan Universitas Indonesia itu juga menyampaikan untuk para calon haji dalam menjaga kulit tetap terhidrasi saat musim panas dengan hindari paparan matahari langsung tanpa proteksi dan gunakan face mist secara berkala. "Jaga hidrasi tubuh dengan minum air putih sekitar 8 gelas sehari, mengonsumsi makanan sehat bergizi dan seimbang, dan konsumsi suplemen antioksidan," ujarnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Lebih lanjut, ia menambahkan jika kulit terasa terbakar sinar matahari (sunburn) atau kering dan pecah-pecah akibat udara panas bisa dengan menggunakan moisturizer sesering mungkin, apabila diperlukan dapat diberikan obat anti-iritasi.

Sebelumnya, Kementerian Agama mengimbau jamaah calon haji Indonesia untuk mewaspadai potensi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi selama musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi, terutama saat puncak ibadah wukuf di Arafah yang diperkirakan berlangsung pada 5 Juni 2025.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama (Kemenag) Akhmad Fauzin menyampaikan cuaca di Madinah, Arab Saudi diprediksi dapat mencapai 35 derajat Celcius, untuk itu jamaah haji diimbau untuk menjaga kesehatan dalam rangkaian ibadah haji. "Bagi jamaah haji yang sudah tiba di Madinah, cuaca hari ini diperkirakan bisa mencapai 35 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 14 persen, untuk itu mohon terus menjaga kesehatan," katanya dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji 1446 Hijriah yang dipantau dalam jaringan di Jakarta.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus