Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO telah memutuskan untuk menambahkan Kota Odessa di Ukraina ke dalam daftar Situs Warisan Dunia. Pusat bersejarah kota pelabuhan itu dinilai memiliki nilai universal luar biasa yang wajib dilindungi.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Terlebih, saat ini kota tersebut juga dalam ancaman di tengah invasi Rusia ke Ukraina sejak Februari tahun lalu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Keputusan itu diambil dalam Komite warisan dunia UNESCO. Forum itu menyetujui keputusan dengan enam suara setuju, satu menentang dan 14 abstain. Dilaporkan, Rusia telah berulang kali mencoba untuk menunda langkah tersebut.
Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay menyatakan bahwa sementara perang berlanjut, situs bersejarah itu mewujudkan tekad bersama untuk memastikan bahwa kota yang selalu mengatasi pergolakan global dapat terpelihara dari kehancuran lebih lanjut.
Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji keputusan tersebut. Ia telah meminta klasifikasi itu sejak Oktober tahun lalu untuk melindungi kota dari pemboman Rusia.
Zelensky mengatakan Odessa sekarang telah mendapatkan perlindungan UNESCO. Dia berterima kasih kepada mitra yang membantu melindungi permata itu dari serangan Rusia.
UNESCO juga memasukkan Kota Odessa ke dalam situs warisan dunia yang terancam. Klasifikasi itu membuat UNESCO bisa memberikan akses untuk bantuan teknis dan keuangan internasional untuk melindungi atau, jika perlu, merehabilitasinya.
Odessa sering disebut sebagai permata di Laut Hitam. Kota itu menjadi pusat sejarah, termasuk saat Kekaisaran Rusia berdiri. Kota itu didirikan oleh Catherine the Great atau Ratu Ekaterininskaya dari Kekaisaran Rusia mendirikan Kota Odessa pada akhir abad ke 18. UNESCO menganggapnya sebagai contoh unik sebuah kota di Ukraina yang menggabungkan tradisi budaya yang berbeda dan polifoni arsitektur yang harmonis.
TIMES OF INDIA | WASHINGTON POST
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “http://tempo.co/”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu