Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Kriminal

Polisi Gagalkan Penyelundupan Pekerja Migran di Badau Perbatasan Indonesia-Malaysia

Supriyanto mengatakan puluhan pekerja migran tersebut rata-rata berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

27 April 2024 | 13.14 WIB

Polsek Badau menggagalkan upaya penyelundupan puluhan Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) non prosedural yang hendak bekerja di Negara Malaysia melalui jalur tidak resmi di wilayah Badau perbatasan Indonesia-Malaysia, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Polsek Badau. (Teofilusianto Timotius)
Perbesar
Polsek Badau menggagalkan upaya penyelundupan puluhan Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) non prosedural yang hendak bekerja di Negara Malaysia melalui jalur tidak resmi di wilayah Badau perbatasan Indonesia-Malaysia, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Polsek Badau. (Teofilusianto Timotius)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu Sektor Kecamatan Badau menggagalkan penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal atau non prosedural di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. "Ada 29 orang dewasa dan tiga orang balita yang kami amankan, puluhan PMI itu hendak bekerja ke Malaysia secara ilegal atau non prosedural," kata Kapolsek Badau AKP Supriyanto, di Putussibau Kapuas Hulu, Sabtu, 27 April 2024.

Supriyanto mengatakan puluhan pekerja migran tersebut rata-rata berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Polsek Badau menggagalkan upaya penyelundupan pekerja migran tersebut sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat, 26 April lalu.

Menurut Supriyanto, pihaknya melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas dan berhasil diamankan empat unit mobil jenis mini bus yang membawa 29 orang PMI dewasa dan tiga orang balita. "Hasil pemeriksaan sementara puluhan pekerja migran itu hendak pergi ke Malaysia melalui jalan tikus atau jalur tidak resmi," jelasnya.

Kepala Seksi Humas Polres Kapuas Hulu AKP Dony mengatakan saat ini puluhan PMI non prosedural itu sedang dimintai keterangan di Polres Kapuas Hulu untuk dilakukan penyelidikan dalam kasus penyelundupan pekerja migran. "Saat ini sedang dilakukan penyelidikan untuk proses hukum lebih lanjut, jika sudah ada perkembangan akan kami sampaikan kembali," kata Dony.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini


 

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus