Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Internasional

Covid-19 di Kota Terdingin di Jepang Naik

Ahli kesehatan waswas setelah kota Asahikawa yang dikenal dingin mengalami kenaikan kasus positif Covid-19.

7 Desember 2020 | 17.00 WIB

Kota Asahikawa, di Sapporo, Hokkaido, kota paling dingin di Jepang mengalami lonjakan kasus positif Covid-19. Sumber: Reuters
Perbesar
Kota Asahikawa, di Sapporo, Hokkaido, kota paling dingin di Jepang mengalami lonjakan kasus positif Covid-19. Sumber: Reuters

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Kota Asahikawa, yang dikenal sebagai tempat terdingin di Jepang, mengalami kenaikan kasus positif Covid-19. Kondisi ini menimbulkan waswas di kalangan ahli kesehatan bahwa ini mungkin menjadi pertanda apa yang mungkin dihadapi Jepang saat musim dingin tiba.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ketika musim dingin, banyak orang tinggal di dalam ruangan, yang tertutup rapat. Hal ini meningkatkan risiko penularan lewat udara.

Kota Asahikawa, yang dikenal sebagai tempat terdingin di Jepang. Sumber: Reuters

 

Asahikawa terletak sekitar 140 kilometer dari utara Kota Sapporo di Pulau Hokkaido. Infeksi virus corona disana disebarkan dari beberapa kluster di dua rumah sakit dan sebuah rumah panti jompo.

 

Terhitung sampai Minggu, 6 Desember 2020, kasus positif Covid-19 di Hokkaido sudah lebih dari 10 ribu kasus dan 256 pasien berakhir dengan kematian. Angka kematian akibat Covid-19 di Asahikawa tercatat 16 persen dari total kematian.

 

Sebelumnya diumumkan kalau pemerintah Jepang akan mengirimkan sejumlah perawat dari Angkatan Pertahanan Jepang ke wilayah itu dan bantuan dari pihak lain di Jepang demi memerangi wabah virus corona.    

 

“Hokkaido adalah sebuah tempat, yang karena kondisi iklimnya (dingin) orang-orang di sana cenderung menyalakan alat penghangat ruangan sangat tinggi dan ruangnya sangat tertutup,” kata Haruo Ozaki, Presiden Asosiasi Tokyo Medikal,    

 

Menurut Ozaki, tempat seperti Tokyo dan Osaka, suhunya akan semakin dingin. Itu artinya, Jepang harus lebih waspada atau bakal ada penyebaran virus corona.

 

Asahikawa adalah kota dengan populasi 340 ribu jiwa. Suhu di sana pernah tercatat terendah di seluruh Jepang, yakni minus 41C pada 1902. Para peneliti memperingatkan penularan virus corona lewat udara meningkat ketika orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu di ruang-ruang yang tertutup rapat dengan menghirup udara kering.

 

 

Sumber: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-japan-hokkaido/covid-19-clusters-break-out-in-japans-coldest-city-as-winter-closes-in-idUSKBN28H0D3

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus