Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Politik

Berita Tempo Plus

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Terganjal di Definisi

Dewan disarankan mengundang pakar untuk memperjelas definisi frasa yang diperdebatkan.

28 Agustus 2019 | 00.00 WIB

Aksi menolak RUU Pelecehan & Kekerasan Seksual (PKS) di Bundaran HI, Jakarta, 28 April lalu.
Perbesar
Aksi menolak RUU Pelecehan & Kekerasan Seksual (PKS) di Bundaran HI, Jakarta, 28 April lalu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

JAKARTA - Pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) sudah dua tahun berjalan, tapi Panitia Kerja RUU ini di Dewan Perwakilan Rakyat masih sibuk berdebat mengenai urusan definisi. Ketua Panitia Kerja RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Marwan Dasopang, mengatakan definisi yang diperdebatkan anggota Panitia Kerja menyangkut frasa "segala sesuatu yang merendahkan alat reproduksi", "perbuatan yang perempuan tidak dalam kuasa", dan "hasrat seksual".

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus