Infografis
Tim Pemburu Koruptor Temukan Aset Irawan Salim
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim Pemburu Koruptor kini tengah mengejar aset Direktur Bank Global, Irawan Salim. Uang Rp 500 miliar masih dicari keberadaannya di sebuah bank di Swiss. Diperkirakan selesai akhir September mendatang. "Tim ini yang sedang buru ke Swiss. Penugasan beberapa orang saja, masih berjalan,"kata
Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Tarwo Hadi Sadjuri.
Tarwo berharap pengejaran bisa berhasil dengan pendekatan hukum dengan negara Swiss. Beberapa negara juga akan melakukan kerja sama untuk pengejaran para koruptor itu. Tim gabungan pemburu koruptor terdiri dari beberapa utusan dari Kementrian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Kejaksaan Agung, Mabes Polri dan Departemen Hukum dan HAM. Laporan itu nantinya akan melaporkan masalah itu ke Presiden melalui Ketua Tim Pemburu Koruptor, Basrief Arief. "Ujung-ujungnya kesana, nanti dari Menkopolhukam dan Kejaksaan Agung juga akan melaporkan itu,"katanya.
Sebelumnya tim pemburu Koruptor juga telah memverifikasi 8 hektar tanah milik Eddi Tansil. Wakil Jaksa Agung Basrief Arief menyatakan 8 hektar tanah di wilayah Jakarta diketahui milik Eddi Tansil pembobol Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo).
Dian Yuliastuti





