indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Pilkada Jateng, Kasus PKS Gembosi Hadi Prabowo?

Pilkada Jateng, Kasus PKS Gembosi Hadi Prabowo?

Pasangan calon gubernur Jawa Tengah dari Koalisi 6 partai Hadi Prabowo dan Don Murdono. TEMPO/Budi Purwanto

TEMPO.CO, Pemalang - Gencarnya pemberitaan kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang di tubuh Partai Keadilan Sejahtera diduga akan berimbas pada rendahnya perolehan suara Hadi Prabowo-Don Murdono dalam pemilihan gubernur yang akan digelar Ahad 26 Mei 2013.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah ini diusung koalisi enam partai, salah satunya PKS. "Ya ada (dampak), tapi masih lebih banyak yang kemudian melihat kondisi itu secara cerdas," kata Ketua PKS Kabupaten Pemalang, Sumari, Kamis 23 Mei 2013.

Menurut Sumari, masyarakat tidak akan mencampuradukkan isu korupsi di tingkat pusat dengan pasangan yang diusung PKS dalam setiap pemilihan gubernur. “Hal itu sudah terbukti di Pilgub lain sebelum Jawa Tengah,” ujarnya. Untuk memenangkan HP-Don, PKS telah melakukan sosialisasi ke masyarakat jauh sebelum masa kampanye.

Selain PKS, Hadi Prabowo-Don Murdono (HP-Don) juga diusung PKB, PPP, PKNU, Hanura, dan Partai Gerindra. Dari hasil survey Lingkaran Survey Kebijakan Publik, perolehan suara HP-Don menempati urutan terbawah. Pada survey pertama (3-9 April 2013), HP-Don hanya memperoleh 6,8 persen suara. Perolehan itu menurun jadi 5 persen suara pada survey kedua (1-6 Mei 2013).

Sekretaris PPP Kabupaten Pemalang, Fahmi Haq, tim pemenangan HP-Don kini sedang membangun kader TPS (tempat pemungutan suara). “Kami lebih intens mendekati pemilih saat menjelang hari H, 26 Mei 2013.” Dengan diusung koalisi partai Islam, Fahmi optimistis HP-Don mendapat tempat di kalangan petani.

DINDA LEO LISTY

Hangat:
Kisruh Kartu Jakarta Sehat
| Menkeu Baru | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

Perlu baca:
EDSUS Jala Cinta dan Uang Fathanah

Ini Tarif Baru KRL Mulai 1 Juni
Detik-detik Potong 'Burung' versi Muhyi

Lelaki Korban Potong 'Burung' Angkat Bicara

Ngaku Anak Kapolri, Wanita Ini Dipenjara

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X