Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Bisnis

Banyak Peretasan Menyerang E-commerce, Ini Instruksi Menkominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerald Plate meminta e-commerce meningkatkan investasinya di bidang sistem keamanan

15 Mei 2020 | 14.39 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam perayaan Natal 2019 di kediamannya di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta, Rabu, 25 Desember 2019.  TEMPO/Ahmad Tri Hawaari
Perbesar
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam perayaan Natal 2019 di kediamannya di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerald Plate meminta e-commerce meningkatkan investasinya di bidang sistem keamanan. Upaya ini merupakan salah satu solusi untuk mencegah terjadinya peretasan atau pembobolan data pelanggan.

"Ruang digital ini underattack, banyak serangannya. Ancamannya adalah peretasan besar-besaran, termasuk di e-commerce," kata Johnny dalam konferensi virtual, Jumat, 15 Mei 2020.

Ia menerangkan, tambahan modal itu dapat dipakai untuk menambah peranti dan sumber daya manusia atau SDM yang mampu memagari ruang data pelanggan. Dengan peningkatan investasi di sisi keamanan tersebut, Johnny juga berharap kinerja marketplace akan lebih baik.

Adapun saat ini, Johnny memandang sistem keamanan digital menjadi bagian yang sangat penting bagi masyarakat. Apalagi, kata dia, di masa pandemi virus corona, masyarakat sangat mengandalkan aktivitas melalui platform daring.

Baru-baru ini, kelompok peretas bernama ShinyHunters mengklaim telah membobol seluruhnya 73 juta data pengguna di sepuluh perusahaan dan menjualnya di pasar situs gelap senilai US$ 18 ribu. ZDNet menulis, ShyniHunters adalah kelompok yang juga berupaya meretas Tokopedia beberapa waktu lalu.

Grup peretas itu telah membagikan sampel dari beberapa database yang dicuri, yang telah diverifikasi oleh ZDNet sebagai catatan pengguna yang sah. Sumber-sumber di komunitas ancaman siber seperti Cyble, Nightlion Security, Under the Breach, dan ZeroFOX percaya ShinyHunters bukan bukan abal-abal.

Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak membenarkan adanya upaya pembobolan data oleh peretas. Namun ia meyakinkan bahwa seluruh data berada dalam posisi aman.

"Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit dan OVO, di Tokopedia tetap terjaga keamanannya," ujarnya.


FRANCISCA CHRISTY ROSANA | ANTARA

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Francisca Christy Rosana

Lulus dari Universitas Gadjah Mada jurusan Sastra Indonesia pada 2014, ia bergabung dengan Tempo pada 2015. Kini meliput isu politik untuk desk Nasional dan salah satu host siniar Bocor Alus Politik di YouTube Tempodotco. Ia meliput kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke beberapa negara, termasuk Indonesia, pada 2024 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus