Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Sepakbola

Final Piala Dunia 2018: Modric, Si Penyihir Mungil di Lini Tengah

Kroasia akan sangat berharap pada kecemerlangan Luka Modric saat menghadapi Prancis di final Piala Dunia 2018 di di Stadion Luzhniki, Moskow.

15 Juli 2018 | 10.55 WIB

Pemain Kroasia, Luka Modric. (AP Photo)
Perbesar
Pemain Kroasia, Luka Modric. (AP Photo)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Kroasia akan sangat berharap pada kecemerlangan Luka Modric saat menghadapi Prancis di final Piala Dunia 2018 di di Stadion Luzhniki, Moskow, Ahad malam, 15 Juli 2018. Kapten tim itu siap menari-nari meneror pertahanan lawan mengandalkan tubuhnya yang terbilang mungil.

Bagi Modric tekad dan percaya diri lebih penting daripada fisik dalam. Dengan tinggi badan 1,72 meter dan berat badan 66 kg, playmaker Kroasia itu bisa menjadi sosok kecil di lapangan namun dia memiliki sedikit pesaing yang berkaitan dengan ketrampilan, mengolah permainan, dan stamina.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

Pada pertandingan Minggu, pemain yang ikut memenangi empat gelar Liga Champion bersama Real Madrid itu mengatakan ukuran badan akan menjadi pertimbangan terakhir. "Saya selalu menolak berbicara semacam itu," kata dia.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Modric menegaskan, ia selalu percaya diri dengan kondisi fisiknya. "Saya tidak pernah meragukan diri saya sendiri meskipun orang lain mungkin berfikiran lain, saya selalu percaya saya bisa membawa diri saya kemana hari ini dan berterima kasih kepada Tuhan ini bisa terjadi," katanya.

Baginya, sepak bola adalah olahraga untuk segala jenis fisik. "Anda tidak harus menjadi raksasa untuk bermain sepak bola, saya senang dengan apa adanya saya, dan saya tidak peduli dengan yang orang lain katakan, ini hanya masalah motivasi kami," kata Modric.

Prancis lebih difavoritkan untuk memenangi Piala Dunia kedua mereka di stadion Luzhniki. Tapi, Kroasia akan mengancamam dengan pertahanan kokohnya, juga serangan baliknya yang telah terbukti mereka memenangi perpanjangan waktu dan adu penalti di babak sistem gugur.

Beberapa pemain Kroasia tumbuh sebagai generasi selama perang menyusul bubarnya Yugoslavia, dan itu telah memberikan mental kuat bagi para pemain. Tak terkecuali Modric.

"Saya pernah melihat kesulitan besar dalam hidup saya," kata dia, yang pernah hidup di hotel-hotel pengungsian selama beberapa tahun ketika masih usia anak-anak. "Yang paling penting adalah tidak pernah menyerah, tidak menyerah dengan keadaan, yakin terhadap diri sendiri dan menjadi tentara tidak masalah sebagai cara yang anda pakai."

Pertandingan final Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Prancis akan berlangsung mulai pukul 22.00 WIB dan akan disiarkan Trans TV.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus