Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Liga Champions

Luis Enrique Sindir Status Liga Petani Usai PSG ke Final Liga Champions

Luis Enrique menyindir status Ligue 1 sebagai "Liga Petani" setelah PSG kei final Liga Champions 2024-2025. PSG menyingkirkan 4 tim Liga Inggris.

8 Mei 2025 | 12.17 WIB

Pelatih PSG, Luis Enrique. (foto: en.psg.fr)
Perbesar
Pelatih PSG, Luis Enrique. (foto: en.psg.fr)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Luis Enrique menyindir status Ligue 1 sebagai “Liga Petani" setelah Paris Saint-Germain (PSG) memastikan tempat di final Liga Champions 2024-2025. Les Parisiens memetik kemenangan agregat 3-1 melawan Arsenal di babak semifinal, sekaligus membuat PSG menyapu bersih kemenangan atas tim-tim asal Liga Primer Inggris. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

Setelah memenangi leg pertama dengan skor 1-0 di Stadion Emirates, PSG menyelesaikan tugas di Parc des Princes. PSG mendapatkan gol dari Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi, sedangkan Bukayo Saka mencetak gol penghibur untuk The Gunners. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Luis Enrique bercanda bahwa “Liga Petani”, label untuk meremehkan kompetisi Ligue 1, telah menjadi pemenang. "Liga petani, betul? Kami adalah liga petani. Tapi itu bagus. Kami menikmati hasilnya dan pujian dari semua orang yang berbicara tentang tim kami, mentalitas kami, cara kami bermain. Itu bagus." kata Luis Enrique kepada TNT Sports. 

Setelah memastikan gelar Ligue 1 April lalu, PSG kini dapat melengkapi target treble jika mengalahkan Reims di final Coupe de France pada 24 Mei mendatang. Setelah itu, PSG akan menghadapi Inter Milan di final Liga Champions di Munchen pada Minggu 1 Juni 2025 pukul 02.00 WIB.

PSG mencapai final kedua Liga Champions setelah tampil pada edisi 2020. Saat itu, mereka kalah dari Bayern Munchen. Musim ini terasa berbeda. PSG berhasil mengalahkan empat tim Liga Primer Inggris: Manchester City, Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal. 

Enrique pun menilai bahwa PSG pantas memenangi pertandingan atas Arsenal. "Mikel Arteta adalah teman baik saya, tetapi saya sama sekali tidak setuju bahwa Arsenal pantas menang. Mereka bermain dengan cara yang mereka inginkan, tetapi dalam dua leg, kami mencetak lebih banyak gol daripada mereka dan itu yang terpenting,” ucap dia.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, Arsenal memainkan pertandingan hebat dan berhasil membuat para pemain PSG menderita. “Tetapi kami pantas melaju ke final. Bagaimana Anda bisa memenangkan Liga Champions tanpa kiper hebat? Hari ini, Gigi (Gianluigi Donnarumma) tampil fenomenal, seperti yang ia lakukan di setiap babak kualifikasi, seperti saat melawan Liverpool. Bagaimana Anda akan memenangkan Liga Champions tanpa pertahanan yang bagus? Mereka tampil fenomenal hari ini,” ucap dia.

PSG kalah dalam tiga dari lima pertandingan Fase Liga pertama Liga Champions. Tampaknya, mereka akan tersingkir dari kompetisi pada bulan Januari. Namun, Luis Enrique, yang membawa Barcelona meraih trofi Liga Champions pada tahun 2015, mengatakan bahwa kemenangan 4-2 mereka melawan Man City di Paris menjadi titik balik.

 "Titik baliknya mungkin adalah pertandingan melawan Manchester City. Namun dalam statistik babak penyisihan grup, kami termasuk yang terbaik di Eropa. Kami layak menjadi finalis. Ini sangat berarti. Semua orang bermimpi untuk mencapai final Liga Champions dan tujuan pertama kami saat tiba di Paris adalah untuk membuat sejarah dan kami berada di jalur yang benar,” kata Enrique.

Arkhelaus Wisnu Triyogo

Lulus dari Universitas Indonesia program studi Indonesia pada 2014, ia bergabung bersama Tempo pada 2015. Sempat meliput politik dan hukum seputar Pemilu 2019, ia kini berfokus pada isu gaya hidup dan olahraga. Pada 2019, bersama Danang Firmanto, ia meraih ExCel Award, penghargaan untuk karya jurnalistik terbaik di bidang pemilu di kawasan ASEAN.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus