Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sedekat Apa Anas dengan Angie?  

image-gnews
Wakil Ketua Umum Percasi periode 2003 - 2007, Angelina  PP Sondakh berpose di sekolah catur milik Utut Adianto di Bekasi, Jawa Barat, 18 Juli 2003. TEMPO/ Hendra Suhara
Wakil Ketua Umum Percasi periode 2003 - 2007, Angelina PP Sondakh berpose di sekolah catur milik Utut Adianto di Bekasi, Jawa Barat, 18 Juli 2003. TEMPO/ Hendra Suhara
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kedekatan Angelina Sondakh dengan Anas Urbaningrum bukan sebentar di Partai Demokrat. Kolaborasi sang Wakil Sekretaris Jenderal I Partai Demokrat dengan sang Ketua Umum makin kentara sejak Anas terpilih sebagai ketua umum dalam kongres di Bandung pada 2010.

Penetapan tersangka Angelina Sondakh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi disebut makin menyudutkan Anas Urbaningrum dari posisinya di Demokrat. Apalagi Dewan Pembina Partai Demokrat mengultimatum kepengurusan Anas.

Inilah sejumlah peristiwa dan kasus yang melibatkan kedua pejabat teras di Partai Demokrat itu.

A. Kisruh Pengurus Partai Demokrat Yogyakarta
Sejumlah kader Demokrat Yogyakarta menolak penetapan Angie sebagai Pelaksana Tugas Pengurus Daerah Partai Demokrat Yogyakarta menggantikan Prabu Kusumo. Anas Urbaningrum tampil membela dan mengatakan Angie sosok yang tepat. Kata Anas, pemilihan Angie keputusan rapat pengurus pusat. ”Angie dinilai rapat pengurus pusat bisa menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas dengan baik.”

B. Kongres Demokrat 2010
Angelina berperan sebagai sekretaris tim sukses Anas. Dalam perannya, Angie melakukan lobi politik, termasuk kepada Andi Mallarangeng yang mencalonkan diri sebagai ketua umum. Angie menawari Andi posisi sebagai sekretaris dewan pembina partai. Selain untuk mendapatkan dukungan dari kubu Andi, tawaran itu diklaim sebagai pesan dari Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono, yakni memberi tempat bagi calon yang kalah.

M. Nazaruddin, terdakwa kasus suap Wisma Atlet, menyebutkan adanya permainan uang dalam kongres untuk memenangkan Anas sebagai ketua umum. Ganti Angie membela Anas dengan membantah keterangan Nazar. Angie mengatakan timnya hanya membiayai akomodasi pengusung Anas. ”Untuk penginapan, transportasi, dan makan. Itu kan wajar,” kata Angelina.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

C. Kasus Hambalang
Nazar mengaku diperintahkan oleh Anas untuk berkoordinasi dengan Angie selaku koordinator anggaran dari Komisi Olahraga Dewan Perwakilan Rakyat pada akhir 2009. Dia juga menyebutkan aliran dana ke sejumlah kader, termasuk Angie dan Anas. Anas enggan menanggapi. ”Itu hanya mengulang-ulang cerita karangan. Saya tak berminat menanggapinya.”

D. Kasus Wisma Atlet
Melalui pesan BlackBerry, Nazar mengungkapkan istilah "Ibu Artis", yaitu panggilan untuk Angie. Istilah itu, kata Nazar, berasal dari Anas sejak 2010. Mindo Rosalina Manulang, bekas anak buah Nazar, dalam persidangan menyebutkan Angie pernah meminta "apel" untuk diteruskan kepada seseorang yang dia sebut "Ketua Besar" dan "Bos Besar". Apel merupakan istilah uang. Belakangan diketahui istilah "Bos Besar" itu merujuk pada Anas.

Angie membantahnya. "Bicara ke saya saja tak pernah, apalagi saya minta atau menerima." Adapun Anas tak berkomentar banyak. "Proses hukum serahkan kepada lembaga penegak hukum."

SUKMA | DRIYAN (PDAT)
SUMBER: BERBAGAI SUMBER DAN TNR

Berita Terkait
Di Yogya, Anas 'Ditembak': Nopo Leres Mas Anas Korupsi?

Angie Ternyata Pemegang Kartu Bos Besar

Anas Tawarkan Bantuan Hukum untuk Angie

Duduk di Sebelah Anas, Mahfud Sindir Politikus Partai Busuk

Anas: Serangan Adalah Vitamin untuk Kesehatan

Janji Anas: "Jika Terlibat, Saya Tak Berpolitik Lagi"

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Para Puteri Indonesia Belajar Kehidupan dari Mooryati Soedibyo, Venna Melinda Dikuatkan Mental

4 hari lalu

Artika Sari Devi dan Baim saat melayat Mooryati Soedibyo. Foto; Instagram.
Para Puteri Indonesia Belajar Kehidupan dari Mooryati Soedibyo, Venna Melinda Dikuatkan Mental

Para Puteri Indonesia membuat kesaksian bagaimana mereka belajar kehidupan dan mendapat semangat dari Mooryati Soedibyo.


Anas Urbaningrum Ungkap Alasannya Kembali Terjun ke Dunia Politik

15 Juli 2023

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum saat menyampaikan pidato di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (15/7/2023). ANTARA/Tri Meilani Ameliya
Anas Urbaningrum Ungkap Alasannya Kembali Terjun ke Dunia Politik

Anas Urbaningrum menyatakan kembali ke dunia politik karena ingin menjadi petugas publik.


Anas Urbaningrum Kembali Gaungkan Gantung di Monas, Begini Pernyataannya

15 Juli 2023

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum menyampaikan pidato politiknya saat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta, Jumat 14 Juli 2023. Dalam Munaslub tersebut, Anas Urbaningrum terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara untuk masa jabatan 2023-2028. ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa.
Anas Urbaningrum Kembali Gaungkan Gantung di Monas, Begini Pernyataannya

Anas Urbaningrum kembali sebut soal gantung di Monas. Tapi berbeda dari pernyataanya 11 tahun lalu.


Anas Urbaningrum Akan Pidato di Monas Hari Ini, Bicara Soal Kepentingan Bangsa Sampai Klarifikasi Hambalang

15 Juli 2023

Anas Urbaningrum saat menghadiri Munaslub PKN yang menunjuk dirinya sebagai Ketua Umum yang baru di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Juli 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Anas Urbaningrum Akan Pidato di Monas Hari Ini, Bicara Soal Kepentingan Bangsa Sampai Klarifikasi Hambalang

PKN berkeras Anas Urbaningrum tak bersalah dalam kasus korupsi Hambalang.


Anas Urbaningrum Akan Pimpin PKN, Gede Pasek Serahkan Posisi Ketua Umum Juli Mendatang

12 Mei 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan saat keluar dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Selasa, 11 April 2023. Terpidana kasus korupsi proyek Hambalang tersebut bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Sukamiskin setelah menjalani hukuman 8 tahun penjara. ANTARA/Novrian Arbi
Anas Urbaningrum Akan Pimpin PKN, Gede Pasek Serahkan Posisi Ketua Umum Juli Mendatang

Ketua Umum PKN Gede Pasek Suardika menyatakan akan menyerahkan jabatannya kepada Anas Urbaningrum pada Juli mendatang.


10 Kode Rahasia Kasus Korupsi, Terbaru Tersangka Yana Mulyana: Musang King dan Everybody Happy

17 April 2023

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyatakan dirinya positif terjangkit virus Corona. Hal itu ia sampaikan melalui video yang diunggah di akun Instagramnya pada 23 Maret. Yana menjadi pejabat kedua di Jawa Barat yang positif COVID-19. instagram.com/kangyanamulyana
10 Kode Rahasia Kasus Korupsi, Terbaru Tersangka Yana Mulyana: Musang King dan Everybody Happy

Dalam kasus korupsi tersangka Wali Kota Bandung Yana Mulyana, digunakan kode rahasia "nganter musang king" dan "everybody happy"


Eksklusif Wawancara Tempo dengan Anas Urbaningrum (1)

10 April 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berdiskusi dengan penasehat hukumnya sebelum mengikuti sidang lanjutan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis 26 Juli 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Eksklusif Wawancara Tempo dengan Anas Urbaningrum (1)

Tempo mendapat kesempatan berbincang dengan Anas Urbaningrum dari dalam Lapas Sukamiskin.


Anas Urbaningrum Akan Kunjungi Orang Tuanya di Blitar Usai Bebas dari Lapas Sukamiskin

7 April 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dikawal petugas saat tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 24 September 2014. Anas divonis vonis delapan tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan, serta membayar penggganti kerugian negara sebesar Rp 57.590.350.580 dan US$ 5.261.070.  Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Anas Urbaningrum Akan Kunjungi Orang Tuanya di Blitar Usai Bebas dari Lapas Sukamiskin

Anas Urbaningrum akan langsung menuju orang tuanya di Blitar setelah dia bebas dari Lapas Sukamiskin.


April 2023 Anas Urbaningrum Bebas, Kasus Wisma Atlet Hambalang Jerat Eks Ketua Umum Partai Demokrat Ini

3 April 2023

Anas Urbaningrum memasuki sebuah mobil saat akan dipindahkan ke Lapas Sukamiskin dari rumah tahanan gedung KPK, Jakarta, 17 Juni 2015. Mahkamah Agung menolak kasasinya dengan memperberat hukuman Anas dari tujuh tahun menjadi 14 tahun. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
April 2023 Anas Urbaningrum Bebas, Kasus Wisma Atlet Hambalang Jerat Eks Ketua Umum Partai Demokrat Ini

Terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang, Anas Urbaningrum akan bebas pada April 2023. Berikut profil eks Ketua Umum Partai Demokrat ini.


Anas Urbaningrum Minta Dibebaskan dari Lapas Sukamiskin Sore Hari

1 April 2023

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum berdiskusi dengan penasehat hukumnya sebelum mengikuti sidang lanjutan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis 26 Juli 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Anas Urbaningrum Minta Dibebaskan dari Lapas Sukamiskin Sore Hari

Anas Urbaningrum mengajukan permintaan agar dilepaskan dari Lapas Sukamiskin pada sore hari.