Daun Jambu Biji Deodoran Alami

Daun Jambu Biji Deodoran Alami

jambu biji (healthlob.com)

TEMPO.CO , Jakarta: Mahasiswa Universitas Mataram peserta Pekan Ilmiah Nasional ke-25 di Universitas Mhammadiyah Yogyakarta menemukan fakta menarik mengenai daun jambu biji.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang terdiri dari Hilman Qutdratuddarsi, Fariz Rifai, Hendra Tukantari, dan Ainur Khafid menyimpulkan bahwa daun jambu biji cocok untuk bahan deodoran.

Hilman, koordinator tim, mengatakan daun jambu biji mengandung beberapa senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, saponin, minyak atsiri, dan alkaloid yang merupakan zat anti bakteri Staphylococcus Epidermis, penyebab bau badan.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia ini menambahkan, penggunaan tumbukan daun jambu biji tanpa campuran ke ketiak saja sudah bisa mematikan bakteri bau badan. “Apalagi, efek daun jambu biji bisa memperindah kulit,” ujar Hilman di presentasinya depan juri.

Penelitian tim ini berawal dari pengamatan pada kebiasaan masyarakat Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat. Masyarakat di sana biasa menggunakan daun jambu biji untuk menghilangkan bau badan dengan menempelkan hasil tumbukan daun itu ke ketiak. "Daun ini cocok jadi deodoran alami, apalagi jika dibuat ekstraknya," kata Hilman.

Kualitas daun jambu biji, menurut Hilman, tentu lebih baik ketimbang deodoran biasa. Deodoran biasa bisa ampuh membunuh bakteri Staphylococcus apabila mengandung bahan anti bakteri dan anti-perspirant untuk penyerap keringat yang kuat. Sayangnya, bahan-bahan itu adalah zat kimia yang memiliki efek negatif bagi kulit manusia jika berlebihan.

ADDI MAWAHIBUN IDHOM



Terpopuler:
Mengapa Perempuan Lemah dalam Matematika?

Pusaran di Angkasa Titan

Perkenalkan, “James Bond” Berbentuk Virus

Malware Ini Bangkit Tiap Jumat Tanggal 13

Ada Anggrek Jenis Baru dari Gunung Kinabalu

Bulan Terkecil Pluto Ditemukan

Yahoo! Voices Dibajak

Trilogi Angry Birds Mendarat di Xbox dan PS3

Trik Menghilang ala Houdini di Antariksa















Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X