PKB Umumkan Daftar Caleg Secara Bertahap

PKB Umumkan Daftar Caleg Secara Bertahap

TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa mulai merampungkan susunan daftar calon legislatif yang akan diusung pada Pemilu 2014. Mulai Januari, nama-nama para calon legislatif akan diumumkan secara bertahap. "Kami umumkan per wilayah untuk lebih memudahkan koordinasi," kata Ketua Fraksi PKB, Marwan Jafar, Jumat, 4 Januari 2012.

Menurut Marwan, sejak pertengahan Desember lalu, partainya sudah mulai memanggil sejumlah calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Pemanggilan dilakukan berdasarkan kewilayahan, seperti wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Marwan mengatakan, saat ini susunan daftar calon legislatif di PKB sudah 99 persen rampung. Sebanyak 560 kursi calon legislatif sudah hampir terisi. Dari jumlah itu, mayoritas seluruh anggota DPR dari PKB kembali maju dalam pemilihan legislatif. Pada Pemilu 2009, PKB hanya meraup 28 kursi.

Dari 560 caleg yang dipersiapkan, menurut Marwan, lebih didominasi oleh kader partai. Sedangkan caleg dari non-kader seperti akademikus, selebritas, budayawan, dan tokoh masyarakat tak lebih dari 5 persen. "Kursi lebih banyak untuk kader daripada non-kader," katanya.

Pada Pemilu 2014, PKB menargetkan bisa meraup minimal 10 persen suara di DPR. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan target 10 persen sangat tepat dan realistis. Menurut dia, ditinjau dari sejarah PKB sejak ikut pemilu pertama pada 1999, perolehan suara PKB termasuk bisa bertahan, meski perpecahan hebat pernah terjadi di tubuh partai yang didirikan warga Nahdliyin itu.

Sesuai jadwal, Komisi Pemilihan Umum akan menerima daftar caleg sementara partai pada April 2013. Sampai masa itu, setiap partai masih bisa mengubah calon legislatif. Namun, setelah itu, KPU akan menetapkan daftar final calon legislatif yang bisa ikut dalam pemilu legislatif 2014.

IRA GUSLINA SUFA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X