indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kemendagri: Bupati dan Wali Kota Akan Dipilih DPRD

Kemendagri: Bupati dan Wali Kota Akan Dipilih DPRD

Ilustrasi Pilkada. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Batam -- Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan mengatakan, mulai 2015 mendatang, semua bupati dan wali kota akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sedangkan gubernur tetap dipilih secara langsung.

Selain itu, bentuk pemilihan para kepala daerah pun akan dilakukan serentak. "Tidak seperti sekarang, tiap tiga hari ada pemilihan bupati atau wali kota," kata Djohermansyah kepada Tempo, Selasa, 2 Juli 2013, seusai membuka seminar nasional bertajuk "Refleksi Pelaksanaan Otonomi Daerah dalam Konteks Kekinian," di Batam, Kepulauan Riau.

Pemilihan serentak baru dimulai 2015, menurut Dhojermansyah, karena pada 2014 akan digelar pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

Ia meminta pengertian masyarakat mengenai penggantian proses pemilihan bupati/wali kota ini karena bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat sendiri. "Ini demi masyarakat juga," ujar Djohermansyah lagi.

Kendala yang paling penting, kata dia, adalah apakah masyarakat dapat menerima dengan baik penggantian sistem ini. Sebab, pada hakikatnya, demokrasi itu untuk kesejahteraan masyarakat. Jadi, dengan perubahan sistem ini diharapkan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Suhajar Dewantara mengemukakan dirinya menyambut baik perubahan sistem pemilihan bupati/wali kota oleh DPRD pada 2015 itu. Sebab, tujuan berdemokrasi adalah mencapai kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu, tujuan perubahan sistem pemilihan tersebut bertujuan agar rakyat lebih sejahtera.

Suhajar menjelaskan, keputusan pemerintah pusat dalam pemilihan bupati/wali kota oleh legislatif itu merupakan hasil kajian setelah 17 tahun penerapan otonomi daerah. "Jadi itu sudah matang," katanya. Hal penting dalam sistem pemerintahan adalah bagaimana rakyat bisa sejahtera dengan sistem tersebut. "Kepri siap dengan sistem tersebut."

Ia menjelaskan bahwa Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari dua kota, yakni Kota Batam dan Tanjungpinang; dan lima kabupaten yaitu Kabupaten Lingga, Karimun, Natuna, Anambas, dan Bintan; dengan jumlah penduduk sebanyak 2,2 juta jiwa. Kepri adalah daerah perairan. Jadi, bila dilangsungkan pemilihan bupati/wali kota secara serentak, akan membantu percepatan proses pemilihan tersebut dan tidak berulang-ulang.

RUMBADI DALLE

Berita Terpopuler:
Bupati Rote Bantah Roy Suryo Marah-marah di Hotel

Stasiun UI Masih Gunakan Tiket Kertas

Polisi: Laporan Wartawati Korban Perkosaan Janggal

SBY Minta Video Wonderful Indonesia Distop

6 Makanan Peningkat Kecerdasan Otak

Luthfi Pertanyakan Hatta Rajasa Hilang di Dakwaan

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X