Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Perjalanan

Penyebab Wisatawan Diimbau Hindari Jalur Cinomati Saat Sambangi Kawasan Wisata di Bantul

Untuk wisatawan yang lebih senang berwisata di kawasan perbukitan Kabupaten Bantul ini, diimbau lebih berhati-hati terutama jika memilih rute alternat

10 Desember 2023 | 06.00 WIB

Sebuah mobil wisatawan tengah dievakuasi petugas pasca mengalami kecelakaan tunggal di jalur Cinomati Bantul Sabtu 9 Desember 2023. Dok.istimewa
Perbesar
Sebuah mobil wisatawan tengah dievakuasi petugas pasca mengalami kecelakaan tunggal di jalur Cinomati Bantul Sabtu 9 Desember 2023. Dok.istimewa

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Yogyaarta - Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY tak hanya dikenal karena menjadi salah satu surga tempat lokasi pantai-pantai seru di Yogyakarta.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Kabupaten Bantul juga memiliki beragam destinasi menarik terutama kawasan perbukitan di sisi utara, seperti di Kecamatan Imogiri juga Dlingo.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Untuk wisatawan yang lebih senang berwisata di kawasan perbukitan Kabupaten Bantul ini, diimbau lebih berhati-hati. Terutama jika memilih rute alternatif yang lumayan ekstrem biasanya memiliki tikungan tajam nan curam.

Kecelakaan d jalur Cinomati

Salah satu jalur yang sebaiknya dihindari atau diwaspadai tak lain Jalur Cinomati, yang merupakan jalur alternatif menuju kawasan wisata Dlingo. Jalur Cinomati Bantul ini tidak direkomendasikan untuk kendaraan roda enam atau penumpang banyak karena kondisi yang menanjak atau menurun curam.

Pada Sabtu 9 Desember 2023, satu unit mikrobus Isuzu ELF berplat nomor polisi N 7602 TA mengalami kecelakaan tunggal terperosok ke jurang di Jalur Cinomati yang berada di jalan Pleret-Dlingo, tepatnya di Dusun Cegokan, Wonolelo, Pleret, Bantul.

Kecelakaan tunggal mobil wisata yang membawa 17 orang itu menyebabkan seorang penumpang perempuan E, 37, asal Malang, Jawa Timur meninggal dunia. "Kecelakaan itu terjadi ketika sopir kehilangan kendali hingga mobilnya terperosok ke jurang," kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul Inspektur Satu I Nengah Jeffry.

Dari kecelakaan itu, belasan penumpang dilaporkan terluka dan dilarikan ke rumah sakit di Bantul untuk perawatan. "Jalur Cinomati memang tidak aman untuk dilalui kendaraan roda enam atau kendaraan yang berpenumpang banyak," kata dia. "Mohon masyarakat dapat memahami medan jalur Cinomati, agar tidak nekat demi keselamatan."

Rute alternatif

Jalur Cinomati selama ini memiliki kontur perbukitan dan terdapat jurang di sisi-sisi jalannya. Sebelum memasuki rute jalan alternatif itu, ada sejumlah spanduk bertuliskan larangan bagi wisatawan melintas karena ekstremnya jalur itu.

Karena ekstremnya jalur itu, Polres Bantul pada Desember 2022 lalu sempat menggandeng pihak Google untuk sementara menghapus keberadaan jalur Cinomati di Bantul. Hal itu agar tidak ditemukan dan dilalui wisatawan yang kerap mencari jalur alternatif melalui aplikasi saat situasi macet.

Yunia Pratiwi

Yunia Pratiwi

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus