Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
TEMPO.CO, Jakarta -Kobe Bryant diketahui tengah mengerjakan buku untuk anak-anak sebelum meninggal dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Amerika Serikat. pada Minggu, 26 Januari 2020.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Rekan penulisnya, Paulo Coelho mengatakan bahwa buku tersebut untuk menginspirasi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka bisa mengatasi kesulitan melalui olahraga. Namun setelah Bryant dinyatakan meninggal, Coelho menghapus seluruh draft tulisan yang pernah ditulis untuk buku itu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
"Kamu lebih dari pemain hebat, Kobe Bryant sayang. Aku belajar banyak dengan berinteraksi denganmu. Akan menghapus draft sekarang, buku ini telah kehilangan alasannya," tulisnya di Twitter pada hari kematian Bryant.
Dalam cuitannya itu, Coelho juga memperlihatkan pesan singkat yang pernah dikirm oleh Bryant pada Agustus 2019 ketika mengajaknya untuk menulis buku bersama. Dilansir dari E!, banyak penggemar yang mendesak Coelho untuk menyelesaikan buku untuk menghormati Bryant.
"Dengan segala hormat, saya tidak berpikir Anda harus menghapusnya," jawab seorang pengikut, "Lebih baik luangkan waktu, selesaikan, dan publikasikan sebagai penghormatan kepadanya."
"Tolong jangan hapus," tweet orang lain, "Selesaikan di ingatannya jika Anda bisa." Yang lain berpendapat keputusan itu harus diserahkan kepada keluarga Bryant.Seorang anak perempuan menaruh topi saat memberikan penghortan untuk Kobe Bryant di luar Akademi Olahraga Mamba di Thousand Oaks, California, AS, 26 Januari 2020. REUTERS/Ringo Chiu
Selama wawancara dengan Associated Press, Coelho mengatakan dia "menghapus draf karena tidak masuk akal untuk menerbitkan tanpa dia."
"Itu tidak akan menambahkan sesuatu yang relevan baginya atau keluarganya," kata Coelho kepada AP. "Itu tidak menghentikan saya dari menulis suatu hari tentang hal-hal yang saya pelajari dari Kobe dan seberapa besar dia yang lebih besar dari dia. Tapi buku anak-anak tidak masuk akal lagi."
Coelho mengatakan keduanya awalnya membahas pembuatan buku tersebut pada 2016, setelah Bryant pensiun dari NBA. Tetapi baru mulai dikerjakan beberapa bulan lalu.
Coelho adalah penulis The Alchemist, yang dilaporkan sebagai salah satu buku favorit Bryant. Perusahaan konten multimedia asli Bryant, Granity Studios juga menerbitkan buku, termasuk The Mamba Mentality: How I Play dan novel dewasa muda.