Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
INFO BISNIS – BPJS Kesehatan menyediakan Program Mobile Customer Service (MCS) yaitu layanan tatap muka guna memudahkan masyarakat mengurus berbagai hal terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk akses kebutuhkan informasi dan penanganan pengaduan. Dengan mengusung konsep jemput bola, MCS pun dihadirkan BPJS Kesehatan di lokasi-lokasi strategis yang banyak dikunjungi masyarakat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Hadirnya MCS ini kami harapkan bisa mendekatkan layanan JKN kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun berada di lokasi yang jauh dari Kantor BPJS Kesehatan,” kata Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, Tabor P. Sitompul. Dengan begitu. Lanjut dia, peserta JKN tidak perlu repot datang dari jauh atau harus menyediakan waktu khusus untuk mengurus masalah administrasi JKN.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai layanan non tatap muka yang dapat diakses masyarakat langsung melalui gawai diantaranya portal website BPJS Kesehatan, Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Assistant JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA), dan Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA). Tersedia pula berbagai informasi pada akun media sosial resmi milik BPJS Kesehatan.
“Selain proses administrasi kepesertaan, layanan MCS kali ini juga disenergikan dengan fungsi pengumpulan iuran JKN lewat kerja sama dengan Kader JKN, sehingga peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dapat mengetahui jumlah tagihan iuran, termasuk bila ada tunggakannya dan melakukan pembayaran,” ujar Tabor.
Hadirnya MCS di Kecamatan mendapatkan respon positif dari masyarakat, salah satunya ialah Teri Pena br Naibaho. Peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) tanggungan pemerintah pusat tersebut mengaku Kartu Indonesia Sehat (KIS)-nya berstatus non aktif sehingga tidak dapat digunakan. Ia pun bersyukur ada layanan MCS yang membantunya proses pengaktifan kembali kepesertaan, termasuk pendaftaran anaknya tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
“Anak saya sering sakit sehingga saya tidak sempat untuk mengurusnya ke kantor BPJS Kesehatan. Dengan kedatangan MCS ini, saya merasa sangat terbantu karena bisa sekalian menjaga anak saya yang saat ini masih dirawat di rumah,” kata Teri.
Hal senada juga disampaikan Roninta Monadia br Munthe yang bermaksud mendaftar sebagai peserta JKN segmen PBPU. Dirinya senang karena layanan MCS yang dibawa BPJS Kesehatan ke kantor kecamatan telah memudahkan layanan JKN yang diperlukan masyarakat setempat.
“Karena tidak lagi menjadi tanggungan orangtua, saya harus mengurus administrasi untuk menjadi peserta mandiri. Berhubung jarak dari rumah yang cukup jauh, waktu sampai di kantor layanan sudah tutup. Pas sekali MCS hadir di Puskesmas Merek,” kata Roninta.