Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Pendidikan

Ada Pilihan Lain, 99 Persen Mahasiswa UPNVJ Tetap Memilih Skripsi

Rektor UPNVJ sebut hanya satu persen dari mahasiswanya memilih tugas akhir selain skripsi.

5 September 2023 | 06.26 WIB

Kampus UPNVJ. Foto/doc UPNVJ
Perbesar
Kampus UPNVJ. Foto/doc UPNVJ

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Tugas akhir mahasiswa sarjana kini bisa berbentuk selain skripsi, seperti diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud) Nomor 53 Tahun 2023. Universitas Pembangunan Nasional atau UPN Veteran Jakarta sudah menerapkan ketentuan ini sebelum Permendikbud tersebut terbit. Namun, tidak banyak mahasiswa yang memilih selain skripsi.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

Hal ini disampaikan oleh Rektor UPNVJ, Anter Venus, setelah konferensi pers Helicopter Emergency Medical Services (HEMS) pada Senin, 4 September 2023 di Gedung Rektorat UPNVJ, Jakarta.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Anter mengatakan UPNVJ telah membebaskan mahasiswa untuk memilih jalur tugas akhir selain skripsi sejak 2019. Opsi yang diberikan adalah menerbitkan artikel di jurnal dan membuat proyek yang dilengkapi dengan laporan.

“Kita sudah terapkan itu, yang jelas di UPN enggak ada masalah untuk ini. Tapi, ternyata mereka kurang minat untuk kerjakan yang lain. Kebanyakan skripsi,” kata Anter.

Menurut Anter, hanya sekitar satu persen mahasiswa UPNVJ yang berminat untuk menulis artikel di jurnal sebagai opsi alternatif. “Artikel ada, tapi mungkin satu persen yang kerjakan artikel ini. Sisanya tetap skripsi. Konvensional mereka, karena mungkin itu cara yang paling mudah. Artikel kan harus terbit,” ujarnya.

Meski diduga menjadi cara yang paling mudah, Anter menilai skripsi banyak ditetapkan oleh perguruan tinggi karena memiliki beberapa poin plus, yaitu mengajarkan struktur berpikir dan cara berpikir ilmiah kepada mahasiswa. “Kampus ini, kan, masyarakat ilmiah. Jadi apa pun situasinya, dia menggunakan data, fakta, dan hasil riset. Dan skripsi mengajarkan cara riset yang beretika dan betul,” kata dia.

Oleh karena itu, dengan mengerjakan skripsi, menurut Anter, mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang dapat dipertanggung jawabkan dan bukan hanya opini tanpa dasar. “Jadi, skripsi itu bagus, tapi bukan satu-satunya cara untuk lulus,” kata dia.

Nabiila Azzahra

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini menjadi reporter Tempo sejak 2023 dengan liputan isu internasional

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus