Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Pendidikan

Adhyaksa Dault Minta Kwarda Pramuka Menolak Bantuan Kemenpora

Adhyaksa menilai Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi tidak mengetahui prosedur bantuan untuk Pramuka.

21 April 2018 | 13.43 WIB

Sejumlah Anggota pramuka membersihkan sampah di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) di Cilincing,Jakarta Utara, 15 April 2018. Dalam rangka Hari Peduli Samapah Nasional (HPSN) Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota  Jakarta utara membersihkan sampah kawasan pesisir. Tempo/Fakhri Hermansyah
Perbesar
Sejumlah Anggota pramuka membersihkan sampah di KBN (Kawasan Berikat Nusantara) di Cilincing,Jakarta Utara, 15 April 2018. Dalam rangka Hari Peduli Samapah Nasional (HPSN) Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota Jakarta utara membersihkan sampah kawasan pesisir. Tempo/Fakhri Hermansyah

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault memerintahkan kwartir daerah menolak bantuan fasilitas kepramukaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. "Prosedurnya, Menpora memberikan ke Kwarnas. Bantuannya bukan ke kwarda," kata Adhyaksa saat dihubungi, Sabtu, 21 April 2018.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo

Perintah Adhyaksa disampaikan melalui surat bertanggal 18 April 2018. Menurut Adhyaksa, bantuan untuk kwarda seharusnya diberikan gubernur. Adhyaksa menilai Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi tidak mengetahui prosedur itu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Surat Adhyaksa merupakan reaksi atas dukungan fasilitas kepramukaan kepada kwarda. Dukungan itu dalam bentuk bantuan pemerintah kepada kwarda guna mendukung kegiatan pelatihan pengembangan kepramukaan tahun anggaran 2018.

Surat Kementerian Pemuda dan Olahraga kepada kwarda bertanggal 3 April 2018. Dalam surat, pemberian bantuan dalam rangka mendukung realisasi dukungan pemerintah untuk penguatan lembaga kepramukaan. Kementerian meminta kwarda menindaklanjuti dengan mengirimkan proposal kegiatan pelatihan pengembangan kepramukaan.

Dalam suratnya, Adhyaksa meminta ketua kwarda untuk tidak memenuhi permintaan proposal kegiatan pelatihan pengembangan kepramukaan ke Kementerian. Menurut Adhyaksa, penolakan akan terus berlangsung hingga ada kesepakatan antara Kementerian dan Kwarnas.

Ia sudah meminta bertemu guna membicarakan masalah bantuan untuk Pramuka ini. Tapi, tutur Adhyaksa, Menteri Imam memintanya bertemu dengan deputi. Ia menolak karena ingin bertemu langsung dengan Imam.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus